Klaten,TRIBRATA.TV – Sebuah kandang ayam milik Bambang Juandi (51) di Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ludes terbakar pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang berukuran sekitar 7 x 140 meter beserta sekitar 12.000 ekor ayam berumur satu hari (DOC) yang berada di dalamnya.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting instalasi listrik, namun aparat menegaskan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan sumber api.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, dua orang karyawan tengah berjaga di teras depan kandang. Keduanya kemudian mendengar suara mencurigakan dari lantai dua bangunan.
“Saat kami cek, terlihat asap disertai api kecil dari bagian atas kandang. Namun api membesar sangat cepat sehingga kami tidak berani memadamkannya,” ujar salah seorang karyawan kepada petugas di lokasi.
Melihat kobaran api semakin besar, kedua karyawan tersebut segera menghubungi pemilik kandang sekaligus meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Tidak lama berselang, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Klaten tiba di lokasi. Petugas kemudian melakukan pemadaman bersama anggota Polsek Kalikotes, Koramil 01 Kota, relawan Foreka, dan warga sekitar.
Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari dua jam. Petugas akhirnya berhasil menguasai kobaran api sekitar pukul 05.30 WIB sehingga api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh bangunan kandang hangus terbakar. Selain itu, sekitar 12.000 ekor ayam berumur satu hari yang berada di dalam kandang tidak berhasil diselamatkan dan mati akibat kebakaran.
Sementara itu, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti. Polisi juga meminta keterangan dari para saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, tetapi kami masih melakukan pendalaman agar penyebab pastinya dapat dipastikan,” kata petugas kepolisian.
Di sisi lain, pemilik kandang, Bambang Juandi, telah menerima penjelasan awal dari petugas mengenai proses penanganan kebakaran. Hingga berita ini ditulis, nilai kerugian materi akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Polisi mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan peternakan yang menggunakan banyak peralatan elektronik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran akibat gangguan arus listrik.
Kasus kebakaran kandang ayam di Kalikotes ini masih ditangani aparat kepolisian. Hasil penyelidikan lebih lanjut akan menentukan penyebab pasti munculnya api.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









