Taruhan Lomba Lari di Tebing Tinggi Resahkan Warga, Majelis Taklim Minta Aparat Bertindak

- Editorial Team

Senin, 17 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebing Tinggi, TRIBRATA TV

Taruhan uang dalam perlombaan lari yang berlangsung setiap malam di Jalan Pendidikan depan Kompleks TC, dekat RSU Kumpulan Pane,Kota Tebing Tinggi meresahkan warga. Majelis Taklim FPI Kota Tebing Tinggi menerima laporan dari masyarakat yang khawatir dengan aktivitas tersebut, terutama karena berlangsung selama bulan Ramadhan.

Taruhan dalam perlombaan ini disebut mencapai Rp500.000 hingga Rp2 juta per putaran.

Ketua Majelis Taklim FPI Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Istiqomah, menegaskan perlombaan ini digelar setelah sholat tarawih hingga menjelang tengah malam.

BACA JUGA  Kapolres Tebing Tinggi Berharap Bisa Bersinergi dengan PJS Mengedukasi Masyarakat

“Setiap malam,sekelompok muda-mudi berkumpul menyaksikan lomba lari jarak pendek. Pemenangnya adalah yang berlari tercepat,” katanya, Minggu (16/3/2025).

Salah seorang warga,PAS, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya taruhan tersebut. “Masyarakat sangat resah. Ini bulan Ramadhan, seharusnya anak-anak remaja mengisi waktu dengan sholat, mengaji, dan tadarus, bukan berjudi lewat lomba lari,” ujarnya.

PAS juga mengungkapkan bahwa perlombaan ini berlangsung hingga 10–20 kali dalam satu malam, dengan nilai taruhan yang cukup besar.

“Sekali perlombaan taruhannya bisa mencapai Rp2 juta. Ini sudah termasuk aktivitas yang merusak dan melanggar hukum,” tambahnya.

BACA JUGA  Walikota Perpanjang Masa Pakai Gedung Unit Layanan Paspor Imigrasi Tebing Tinggi

Selain perjudian, keributan yang ditimbulkan juga mengganggu pasien RSU Kumpulan Pane.

“Teriakan dan sorakan dari peserta serta penonton mengganggu ketenangan rumah sakit,” kata PAS.

Majelis Taklim FPI meminta aparat penegak hukum (APH) dan Satpol PP segera bertindak.

“Jangan ada pembiaran. Jika dibiarkan ajang ini akan terus berlangsung dan semakin meresahkan,” tegas Ustadz Muslim Istiqomah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak berwenang mengenai langkah penertiban kegiatan tersebut.(Akim sitanggang)

BACA JUGA  Lapas Tebing Tinggi Razia Blok Hunian Wanita

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba
Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”
Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat
Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial kepada 10 Lansia di Desa Aek Batu
Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:09 WIB

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:47 WIB

Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Berita Terbaru