Paska Banjir Lumpur, Aktivitas Warga Langkat Belum Normal

- Editorial Team

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat, TRIBRATA TV

Pasca diterjang banjir lumpur, kondisi rumah warga dari 77 Kepala Keluarga (KK) di Bukit Mas Kelurahan Bukit Kubu Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, belum sepenuhnya pulih. Aktivitas perekonomian masyarakat pun masih belum berjalan normal.

Hal itu disampaikan Lurah Bukit Kubu, Rahmat Syah, saat dihubungi Kamis (13/11/2025) siang. Ia menjelaskan bahwa situasi pascabencana masih memprihatinkan.

“Masih ada beberapa warga yang membersihkan rumahnya dari material lumpur. Beberapa barang juga rusak dan belum bisa diperbaiki,” ungkapnya.

Terkait komitmen pihak perusahaan yang sebelumnya dikabarkan akan memberikan ganti rugi, Rahmat mengaku belum menerima konfirmasi resmi.

BACA JUGA  Pemkab Labura Diminta Cari Solusi Tangani Banjir di Bandar Durian

“Belum tahu soal itu, karena belum ada pemberitahuan ke kami,” ujarnya.

Hingga kini, warga masih merasa waswas akan potensi banjir lumpur susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi. Menanggapi hal ini, pihak kelurahan bersama kontraktor perusahaan telah melakukan langkah antisipasi.

“Kami sudah membuat tanggul berlapis dan aliran parit untuk menahan air hujan agar tidak kembali meluap,” katanya.

Sebelumnya, sedikitnya 77 KK di Lingkungan II dan III Bukit Mas terdampak banjir lumpur yang menerjang kawasan itu pada Senin malam (10/11/2025). Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

BACA JUGA  Diguyur Hujan Lebat, Jalanan di Kecamatan Teweh Tengah Banjir 2 Meter

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh proyek pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) di kawasan atas. Ketika hujan deras turun, air bercampur lumpur mengalir deras ke pemukiman warga.

Berdasarkan keterangan warga, banjir lumpur datang secara tiba-tiba dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter, menerjang puluhan rumah di wilayah bawah. Akibat derasnya arus lumpur, tembok gereja roboh dan puluhan rumah terendam hingga setinggi satu meter.

Saat ini, warga masih berupaya membersihkan rumah dari endapan lumpur tebal dan memperbaiki perabotan yang rusak akibat banjir. (red)

BACA JUGA  Kepala BNPB Minta Pengunungan Cycloop Papua Dijaga dari Tangan Jahil

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Curi Lembu Pakai Fortuner, Panik Dikejar Warga
Jalan Radial Membara! Polisi Amankan 6 Pemuda Bersenjata Tajam Saat Tawuran
‎Periksa Jimmy Ginting, LSM Gussur Demo Kejati Sumut soal Korupsi MBG
Mahasiswa UI Siapkan Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Polisi Siaga di Bundaran HI
Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Kali Opak Berbah Sleman
‎Rektor USU Melunak, Pintu Dialog Dibuka Soal Penutupan Gereja Dalih Renovasi
Mencekam! PT Belawan Indah Diserbu Preman, Diduga Terkait Jatah Bulanan
‎Biro Aset dan Satpam USU ‘Serbu’ Gereja Oikoumene, Sempat Terjadi Ketegangan

Berita Lainnya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:01 WIB

Curi Lembu Pakai Fortuner, Panik Dikejar Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:32 WIB

Jalan Radial Membara! Polisi Amankan 6 Pemuda Bersenjata Tajam Saat Tawuran

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:09 WIB

‎Periksa Jimmy Ginting, LSM Gussur Demo Kejati Sumut soal Korupsi MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:03 WIB

Mahasiswa UI Siapkan Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Polisi Siaga di Bundaran HI

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:46 WIB

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Kali Opak Berbah Sleman

Berita Terbaru

Peristiwa

Curi Lembu Pakai Fortuner, Panik Dikejar Warga

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:01 WIB

Regional

Polres Bintan Mediasi Kelompok Nelayan 2 Desa

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:31 WIB