Sitaro, TRIBRATA TV
Suasana penuh semangat dan kreativitas mewarnai pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tahun 2025. Dengan mengusung tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri”, ajang ini menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk menunjukkan bakat seni terbaik mereka.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga, Budiarto Utomo Mukau, SE, mewakili Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, SKM. Dalam sambutannya, Budiarto menyampaikan antusiasme atas terselenggaranya FLS3N sebagai ajang pembinaan dan penyaluran minat seni anak-anak. “Ini bukan sekadar lomba, ini adalah panggung ekspresi anak-anak kita yang penuh potensi,” ujarnya, Senin (14/7/2025).

Beragam cabang lomba diselenggarakan, mulai dari bintang vokalia, mendongeng, hingga pantomim. “FLS3N tingkat kabupaten ini merupakan tahap awal dari rangkaian seleksi berjenjang. Peserta terbaik akan melaju ke tingkat provinsi dan selanjutnya ke nasional,” jelas Budiarto. Ia menambahkan, pelaksanaan lomba dilakukan serentak antara wilayah Siau dan Tagulandang, dengan sistem daring untuk mengakomodasi peserta di pulau lain.
Meski lingkup kewenangan terbatas pada jenjang SD dan SMP, Budiarto menegaskan pentingnya konsistensi dalam pembinaan sejak dini. “Anak-anak perlu dikenalkan dan didampingi dalam dunia seni sejak bangku sekolah dasar. Dari sinilah karakter dan rasa cinta budaya bisa tumbuh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Budiarto juga menyampaikan pesan khusus dari Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, yang menitipkan harapan agar kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu menjaring bibit unggul yang siap berkompetisi di level lebih tinggi. “Ibu Bupati berharap FLS3N jadi ajang untuk menemukan mutiara seni dari pelosok Sitaro,” ungkapnya.
Festival ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang mengasah keberanian, percaya diri, dan kreativitas anak-anak dalam mengekspresikan gagasan melalui seni. Dengan pelaksanaan yang tertib dan dukungan semua pihak, FLS3N 2025 di Sitaro menjadi bukti nyata bahwa seni adalah bahasa yang menyatukan generasi muda.

Jika panggung seni adalah cermin jiwa bangsa, maka anak-anak Sitaro telah mulai menyalakan cahaya harapan dari panggung kecil menuju pentas nasional. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









