47 Orang Dirawat Diduga Akibat Konsumsi Kecubung, Kabid Humas Polda Kalsel: Masih Diselidiki

- Editorial Team

Minggu, 14 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin, TRIBRATA TV

Atas fenomena maraknya konsumsi daun kecubung di sejumlah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan (Kalsel), Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi dan mencegah penyebaran kasus ini.

Direktorat Resnarkoba telah mendata di Rumah Sakit Sambang Lihum selama satu minggu ditemukan ada 47 orang yang mengalami gejala diduga mabuk kecubung, 2 di antaranya meninggal dunia.

“Selain itu juga berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta melakukan uji laboratorium forensik (Labfor) di Surabaya untuk mengetahui kandungan dari pohon kecubung,” kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi dalam pernyataannya, Jumat (12/7/2024) kemarin.

BACA JUGA  Tim Gabungan Polda Kalsel Ringkus Komplotan Spesialis Pencuri Baterai Tower

Polisi juga telah menangkap M (47) yang merupakan pengedar obat berwarna putih tanpa merk dan logo yang diduga dikonsumsi para korban. Dari tangannya disita 20 ribu butir obat berwarna putih.

“Barang bukti sedang diuji labfor untuk diketahui kandungannya apa aja,” kata Kabid.

Dari pemeriksaan kepada korban AR dan S diketahui korban tidak mengkonsumsi kecubung melainkan memakan obat putih tanpa merk dan logo sebanyak 2 – 3 butir.

Kemudian Polresta Banjarmasin menangkap 3 orang yang menjual obat kepada korban tersebut yaitu MS, IS, SY dengan barang bukti 609 butir. Para tersangka mengaku menjual obat tersebut kepada korban dengan harga Rp25 ribu per butir.

BACA JUGA  Warga Serbu Klinik Terapung Polres Hulu Sungai Utara

Ke 4 orang tersebut dikenakan Pasal 435 jo 138 (2) UU Nomer 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dengan ncaman hukuman 12 tahun penjara.

Terkait viralnya video sejumlah warga yang mabuk, Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan tidak semua video yang viral disebabkan oleh efek kecubung.

“Ada video orang mabok alkohol namun dibikin judul mabok kecubung, ada video lomba burung di Batola diberi judul akibat konsumsi kecubung. Untuk itu, Polda Kalsel menghimbau masyarakat bijak bermedsos dan tidak mengonsumsi obat-obatan tanpa merek yang tidak diketahui kandungannya atau produk dari pohon kecubung karena dapat menimbulkan efek negatif pada tubuh,” ujarnya.

BACA JUGA  Peringati Hari Juang TNI AD, Kodim 1002/HST Ziarah TMP

Kapolresta Banjarmasin juga meningkatkan patrolinya ke lokasi-lokasi dimana tempat anak-anak muda yang rawan dijadikan lokasi pemakaian obat obat berbahaya.

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Lapas Narkoba Karang Intan Miliki Program Unggulan: Pendidikan Hingga S1
Kapolsek Kalumpang Pimpin Touring Silaturahmi Komunitas Otomotif
Jumat Berkah, Satpolair Polresta Banjarmasin Bagikan Sembako pada Nelayan
Bupati Tabalong Resmikan Dino Planet serta Bazar Kuliner Tabalong Food
Polsek Wanaraya dan Warga Tanam Jagung
Poliklinik Terapung Sat Polairud Polresta Banjarmasin Layani Warga Pesisir
Polsek Tabunganen Tanam Jagung Pakan Ternak Seluas 1 Hektar
Polsek Kalumpang Tanam Jagung Kuartal I Bersama Petani Mangupil

Berita Lainnya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:29 WIB

Lapas Narkoba Karang Intan Miliki Program Unggulan: Pendidikan Hingga S1

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:06 WIB

Kapolsek Kalumpang Pimpin Touring Silaturahmi Komunitas Otomotif

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:36 WIB

Jumat Berkah, Satpolair Polresta Banjarmasin Bagikan Sembako pada Nelayan

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:41 WIB

Bupati Tabalong Resmikan Dino Planet serta Bazar Kuliner Tabalong Food

Kamis, 30 April 2026 - 11:42 WIB

Polsek Wanaraya dan Warga Tanam Jagung

Berita Terbaru

Peristiwa

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:26 WIB