Mau Ikut Demo ke Siantar, 60 Pelajar Asal Simalungun Diamankan Polsek Bangun

- Editorial Team

Selasa, 13 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, TRIBRATA TV

Sedikitnya 60 pelajar yang akan ikut aksi unjuk rasa di Kota Pematangsiantar diamankan aparat polisi dari Polsek Bangun,Senin (12/10/2020).

Para pelajar tersebut diamankan saat hendak berangkat dengan menggunakan dump truk.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Bangun,AKP L.S Gultom. Dijelaskannya,pelajar tersebut diamankan setelah pihaknya mendapati sebuah dump truk yang mencurigakan.

“Kami melihat satu unit mobil jenis dump truk yang dicurigai. Lalu dump truk itu diberhentikan dan didapati puluhan remaja ada di dalamnya,”kata Gultom.

Setelah dump truk itu diberhentikan, petugas Polsek Bangun kemudian memerintahkan truk tersebut masuk ke dalam markas Polsek Bangun.

BACA JUGA  Moeldoko Minta Polisi Segera Ungkap Motif Pembunuhan Wartawan

Petugas kemudian meminta keterangan sopir dump truk.Dan Berdasarkan keterangan sopir, ia akan menuju Kecamatan Tanah Jawa untuk mengangkut barang dari sana. Tetapi di daerah perdagangan mobilnya dihadang oleh banyak anak-anak remaja yang meminta untuk menumpang dump truck yang dibawanya menuju kota Pematangsiantar.

Seementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan kepada pelajar itu, mereka masih duduk di bangku kelas 2 SMA dan ada yang kelas 3 SMA, namun ada remaja yang baru saja selesai sekolah atau tamat dari Pendidikan SMA. Mereka mengaku hendak melakukan unjuk rasa di Kota Pematangsiantar.

BACA JUGA  Program BRI Menanam, Tanam Bibit Alpukat dan Durian di Simalungun

“Kami melakukan operasi Yustisi 2020. Ada hampir 60 pelajar dari berbagai sekolah itu mengaku mendapat ajakan untuk aksi unjuk rasa dari teman serta media sosial dan messenger,”tutur Kapolsek.

Polisi melihat para pelajar tersebut berkerumun dan tak mengenakan masker ketika berada di luar rumah.

“Mereka melanggar protokol kesehatan. Pelajar itu nggak tahu unjuk rasa itu apa. Mereka belum boleh karena masih anak,” ujarnya.

Polsek Bangun kemudian memanggil orangtua masing-masing serta pihak sekolah untuk menjemput siswa tersebut.

“Kami akan berikan pembinaan dan pencerahan untuk orangtua siswa dan sekolah, agar tidak terlibat tindakan yang tidak bermanfaat dan mengganggu kamtibmas,”pungkasnya. (Joe)

BACA JUGA  Massa Minta KPK Periksa Kredit Fiktif Bank Mandiri Cabang Medan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru