Massa Minta KPK Periksa Kredit Fiktif Bank Mandiri Cabang Medan

- Editorial Team

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Massa aksi dari Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (PERMAK Sumut) berorasi mendesak KPK segera memeriksa dan menangkap 16 terlapor dugaan korupsi kredit fiktif PT. Bintang Cosmos di Bank Mandiri Cabang Medan senilai Rp188 miliar.

Aksi demo PERMAK Sumut di persimpangan empat depan Kantor Bank Mandiri Cabang Medan, Jalan Imam Bonjol, tersebut berlangsung damai dengan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian, Senin (21/2/2022).

“Kami meminta agar KPK segera memeriksa dan menangkap 16 orang terlapor kasus dugaan korupsi kredit fiktif ini. Kami yakin KPK tidak bisa diintervensi oleh siapa pun, termasuk bosnya PT. Bintang Cosmos yang katanya dekat dengan petinggi penegak hukum di republik ini,” ungkap Koordinator Aksi PERMAK Sumut, Widya Nursella dalam orasinya.

BACA JUGA  5 Butir Kesepakatan ditandatangani Pihak PT MNA Kuala Tanjung dan AMKT

“Bank Mandiri cabang Medan saat ini dalam kondisi tidak baik, harus segera diselamatkan dari para mafia perbankan, karena Bank Mandiri milik BUMN, milik negara, jangan sampai hancur karena dugaan korupsi kredit fiktif PT. Bintang Cosmos senilai Rp188 miliar,” sambungnya.

Aksi yang berlangsung hampir satu jam tersebut, tidak juga mendapat tanggapan dari pihak Bank Mandiri Cabang Medan. PERMAK Sumut pun berencana melakukan aksi kembali pada pekan depan dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi.

“Jika aspirasi kami ini juga tidak mendapat tanggapan dari perwakilan Bank Mandiri Cabang Medan, pekan depan kami akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih besar,” tambah Koordinator Lapangan, Ridos Brutu.

BACA JUGA  Diminta Bertemu Gubernur Papua, Komnas HAM: Bukan Domain Kami

Ridos Brutu pun membeberkan, kasus dugaan korupsi kredit fiktif PT. Bintang Cosmos di Bank Mandiri Cabang Medan senilai Rp188 miliar dilaporkan ke KPK oleh Ng O Sui alias Hong Chu melalui Kuasa Hukum Law Garda Deli. Hong Chu merupakan pemilik aset yang dijadikan agunan di Bank Mandiri Cabang Medan.

Kasus dugaan korupsi kredit fiktif senilai Rp188 miliar terjadi sejak tahun 2011 hingga 2018.

“Ada 16 orang yang dilaporkan ke KPK, 6 orang dari pihak Bank Mandiri, 5 orang dari PT. Bintang Cosmos, 3 orang Kurator, dan 2 orang dari Pengadilan Negeri Medan. Dugaan korupsi kredit fiktif ini terindikasi melibatkan mafia perbankan. Kami minta KPK segera membongkar kasus ini,” tegas Rudos. (edrin/r)

BACA JUGA  Cegah Kemacetan Akibat Demo Buruh, Satlantas Polres Gowa Alihkan Truk

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru