Kulit Mulyadi Melepuh Disiram Kopi Panas oleh Manajer PT Jala Expres

- Editorial Team

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, TRIBRATA TV

Kasus dugaan penganiayaan kembali mencoreng dunia ketenagakerjaan. Kali ini, seorang pegawai PT Jala Expres, Mulyadi, mengaku menjadi korban kekerasan oleh manajernya sendiri yang bernama Sahat Simbolon.

Insiden memilukan itu terjadi di kantor PT Jala Expres yang beralamat di Jalan Benda No. 236, RT 002/RW 001, Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 10 April 2025 sekitar pukul 09.30 WIB lalu.

Menurut pengakuan Mulyadi, tanpa alasan yang jelas, sang manajer tiba-tiba menyiramkan kopi panas ke tubuhnya. Peristiwa itu bukan hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi korban.

BACA JUGA  Diteror, Dianiaya, Rumah Dibakar, Laporan Warga di Polsek Kutalimbaru Masih Lidik

“Saya tidak menuntut apa-apa, hanya meminta itikad baik dari manajer untuk bertanggung jawab dan memberikan pengobatan atas luka saya,” ujar Mulyadi saat ditemui awak media, Minggu (13/4/2025).

Mulyadi mengaku telah berupaya menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Namun hingga saat ini, belum ada respons atau permintaan maaf dari pihak manajemen maupun pelaku.

BACA JUGA  Fauzi Bantah Aniaya Oknum Wartawan

“Kalau tidak ada itikad baik, saya terpaksa akan membuka laporan resmi ke Polres Metro Bekasi Kota,” tegasnya.

Kasus ini memantik perhatian publik, terutama terkait pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan. Masyarakat berharap pihak berwajib segera bertindak untuk menegakkan keadilan.

Pihak PT Jala Expres maupun terduga pelaku hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut saat awak media dikonfirmasi tidak ada respon. (Ahmad FG)

BACA JUGA  Berkat CCTV, Kasus Penganiayaan di Jalan Rahayu Medan Ungkap Fakta Baru

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru