Warga Penggarap Diultimatum Tinggalkan Lahan HGU PTPN III

- Editorial Team

Sabtu, 12 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematang Siantar, TRIBRATA TV

PTPN 3 Kebun Bangun menegaskan siap mengambil tindakan tegas kepada para penggarap yang berada di kawasan Kelurahan Bah Sorma dan Gurilla Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar Sumatera Utara. Hal itu dilakukan jika penggarap masih enggan meninggalkan lahan garapannya di lahan HGU aktif milik PTPN 3 tersebut.

Hal tersebut dikatakan Asisten Personalia Kebun Bangun Doni Manurung ketika ditemui di kantor Unit PTPN 3 Kebun Bangun, Jumat (11/11/2022). Menurutnya,pihak PTPN 3 telah melakukan pembayaran Suguh Hati kepada warga penggarap.

Namun menurut Doni, sejumlah warga yang telah menerima Suguh Hati masih enggan meninggalkan rumah tinggal dan lahannya. Pihak PTPN 3 menegaskan akan melakukan upaya paksa bila warga tersebut belum bersedia mengosongkan lahan tersebut.

BACA JUGA  Viral, Bang Jago Keroyok Sopir Truk di Pematang Siantar

“Bila tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan mungkin ada upaya paksa atau upaya hukum dari kami,”ucapnya.

Doni juga mengungkapkan pihaknya telah melakukan pelaporan penyerobotan lahan sebanyak delapan oknum kepada pihak kepolisian yang mana sebagian adalah warga yang telah menerima Suguh Hati.

Dengan pelaporan kepada kepolisian kata Doni, pihak PTPN 3 ingin mengetahui pihak-pihak yang terlibat.

“Dengan banyaknya pendaftar dan semakin sedikit mereka yang bertahan maka akan semakin mengerucut siapa yang akan kami laporkan berikutnya,”tutur Doni.

BACA JUGA  PJS Simalungun Tanam 1.000 Pohon Buah di Kawasan Danau Toba

PTPN 3 berencana pada pekan depan akan melakukan eksekusi terhadap rumah warga yang telah menerima Suguh Hati.

Terkait jumlah pendaftar penerima Suguh Hati PTPN 3 mencatat sebanyak 255 KK dan sudah melakukan pembayaran Suguh Hati terhadap 215 KK. Untuk pendaftaran Suguh Hati,Doni menyatakan akan ditutup pada Sabtu (12/11/2022).

Sementara itu terkait luas lahan HGU yang telah berhasil di okupasi,Doni mengungkapkan telah menguasai 95 persen lahan dari penggarap.

“Objek yang belum kita kuasai berupa daerah rendahan, kemudian diujung daerah Flamboyan dan juga beberapa rumah yang masih diduduki warga,” pungkasnya (Joe)

BACA JUGA  Aksi Bela Palestina, Warga Siantar-Simalungun Galang Dana

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”
Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat
Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial kepada 10 Lansia di Desa Aek Batu
Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu
Bupati Humbahas dan DPRD Sepakati Dua Ranperda Strategis demi Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:47 WIB

Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:10 WIB

Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani

Berita Terbaru