Gowa, TRIBRATA TV
Pembangunan saluran air atau irigasi tentu sangat diperlukan untuk areal persawahan. Namun seringkali pembangunan irigasi yang memiliki peran penting untuk pengairan sawah dikerjakan asal jadi.
Hal ini terlihat pada pembangunan irigasi di Desa Bontomai Kecamatan Bejeng Barat Kabupaten Gowa, Sulsel. Proyek yang baru diselesaikan ini ternyata sudah retak-retak bahkan tidak mempunyai pintu irigasi.
Salah seorang warga kepada awak media mengatakan proyek pembangunan irigasi tersebut belum lama terselesaikan, namun sudah retak-retak yang tentu akan membuat air merembes keluar.
“Kami meragukan ketahanannya dan dampaknya apa bila mengaliri sawah kemungkinan banjir dikarenakan irigasi tersebut bukan main besarnya,” tuturnya, Jumat (11/10/2024).
TONTON VIDEONYA:
Pekerjaan irigasi yang bernilai Rp440.923.000 yang berasal dari Dana Desa ini diduga tidak sesuai RAB. Bangunannya terlihat besar ukuran dengan panjang 320 meter.
Kepala Desa Bontomanai H. Muh.Idrus yang dikonfirmasi melalui chat pribadinya mengatakan, pekerjaan itu sudah diperiksa Inspektorat. Hasil pemeriksaan ada temuan kekurangan volume sehingga ia diminta mengembalikan dananya sesuai kekurangannya.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









