Warga Berduka, Jacobus Luna Mantan Bupati Bengkayang Meninggal Dunia

- Editorial Team

Jumat, 11 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkayang, TRIBRATA TV

Mantan Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, Drs.Jacobus Luna, M.Si, wafat di RSUD Bumi Sebalo Bengkayang, Jumat (11/3/2022) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kabar duka ini segera menyebar di kalangan masyarakat, bahkan Whatshap, Line, Instagram, Facebook dan lainnya dipenuhi dengan informasi telah berpulangnya tokoh masyarakat Bengkayang ini.

Benar, bapak sudah meninggal begitu ucapan salah satu keluarganya saat ditemui Jumat (11/3/2022) di rumah duka Jalan Sekayok Kelurahan Sebalo.

Saat ini, kami sedang menunggu jenazah bapak dan juga mengemaskan rumah, ucapnya.

Mantan Bupati Bengkayang Jacobus Luna lahir di Aruk Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat 12 Desember 1941 genap berusia 81 tahun meninggal dunia diusia tuanya.

Jacobus Luna sendiri dikenal oleh masyarakat secara luas merupakan birokrat tulen. Saat Kabupaten Bengkayang berdiri dimekarkan dari Kabupaten Sambas berdasarkan UU No 10 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Pemerintah Kabupaten Bengkayang, ia mengawali karirnya sebagai Penjabat Bupati Bengkayang periode 1999-2000.

BACA JUGA  Quick Respon Polsek PMK Padamkan Karhutla

Selanjutnya setelah melalui proses demokrasi menjadi Bupati Bengkayang selama dua periode 2000–2005 dan 2005-2010.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkayang Dominus Robinson, S.Sos saat dijumpai dirumah duka mengatakan semua merasa kehilangan pemimpin dan sekaligus orang tua yang selama ini menjadi panutan.

“Kita semua berduka, keluarga semua berduka dan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang juga berduka, begitupun masyarakat Provinsi Kalbar pasti berduka dan merasa kehilangan seorang sosok pemimpin yang sangat baik dan mengayomi,” katanya.

“Sekarang ini jenazah akan dibawa ke rumah duka di Komplek Perumahan Sekayok ibukota Kabupaten Bengkayang,” ucap Robinson.

Untuk diketahui Jacobus Luna, pernah menjadi Pembantu Bupati Sanggau berkedudukan di Sekayam, Sekretaris Daerah Kabupaten Pontianak yang sekarang bernama Kabupaten Mempawah, dan juga pernah menjadi pembantu Gubernur Sektor Timur Kalimantan Barat berkedudukan di Kota Sintang.

Kemudian saat menjadi Pembantu Gubernur Daerah Tingkat I Kalbar berkedudukan di Sintang, Jacobus Luna ditunjuk Gubernur Kalimantan Barat saat itu, H.Aspar Aswin menjadi Pejabat Bupati Bengkayang tahun 1999, dimana Kabupaten Bengkayang baru saja menjadi sebuah pemerintahan otonom dipisahkan dari Kabupaten Sambas.

BACA JUGA  Semangat Patriotisme Berkobar di Takalar, Bupati Firdaus Pimpin Upacara Peringatan Pahlawan Nasional

Kemudian Kabupaten Bengkayang dimekarkan lagi menjadi Kota Singkawang, jadi Kabupaten Sambas mekar menjadi Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas.

Jacobus Luna menjadi Penjabat Bupati Bengkayang hingga menjadi Bupati Bengkayang selama dua periode, 2000–2005 dan 2005-2010 merupakan alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Pontianak dan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN).

Mengawali karir di pemerintahan, Jacobus Luna bertugas di wilayah konflik di wilayah Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang yang saat itu masih merupakan wilayah Kabupaten Sambas.

Almarhum juga pernah berkiprah ketika berlangsung operasi penumpasan Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak (PGRS) yang berlangsung sekitar 8 tahun pada tahun 1966–1974.

Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu dari 5 pemerintahan otonom berbatasan langsung dengan Negara Bagian Sarawak Federasi Malaysia bagian Timur.

BACA JUGA  Kapolres Melawi Pimpin Latihan Upacara HUT Bhayangkara Ke-77

Pantauan media ini, di rumah duka sudah berdatangan keluarga, kerabat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Obaja, para Kepala OPD, dan hingga pukul 12.00 Wib Jumat (11/3/2022) masih menunggu kedatangan jenazah yang dibawa dari RSUD Bumi Sebalo Bengkayang.

Kemudian terlihat di beberapa kantor Pemerintah seperti Dinas Perhubungan, halaman Mapolres Bengkayang terpasang bendera setengah tiang sebagai tanda berduka. (Rinto Andreas)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api
Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:26 WIB

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Berita Terbaru

Peristiwa

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:26 WIB