Sakit Hati Ditegur ‘Sok Alim’, Pria di Bantul Bacok Teman Hingga Tewas

- Editorial Team

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul, TRIBRATA TV

Polisi mengungkap motif pembunuhan anggota ormas Brigade Joxzin, Kitin Yoga Tama Rustamaji (KYR), yang dilakukan oleh teman dekatnya sendiri, SS alias Cobro (29). Insiden berdarah ini dipicu rasa sakit hati pelaku akibat ucapan korban saat pesta minuman keras (miras) di kediaman korban, Kaliurang, Argomulyo, Sedayu, Bantul.

Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, menjelaskan peristiwa bermula saat pelaku, korban, dan enam rekan lainnya berkumpul untuk menenggak miras sejak Selasa (24/2/2026) pukul 20.00 WIB hingga Rabu (25/2/2026) pukul 04.00 WIB. Di tengah pertemuan tersebut, korban melontarkan kalimat yang menyinggung perasaan pelaku.

BACA JUGA  2 Tahun Diburu, Pelaku Perampasan HP yang Tewaskan Korbannya Diringkus Polisi

“Terjadi obrolan yang dianggap melukai perasaan SS, yaitu ‘nek sok-sokan alim ojo ning kene’ (kalau merasa paling alim jangan di sini),” ujar Bayu di Polres Bantul, Rabu (11/3/2026).

Merasa tersinggung, Cobro meninggalkan lokasi bersama rekannya, FS, untuk mengambil golok sepanjang 53 sentimeter di rumahnya kawasan Gamping, Sleman.

Sekitar pukul 05.00 WIB, pelaku kembali ke rumah korban melalui pintu belakang. Saat itu, korban sedang tertidur bersama anak dan istrinya, sementara rekan-rekan lainnya sudah pulang.

BACA JUGA  Warga Soraki 3 Pembunuh Saat Rekonstruksi

Pelaku kemudian melancarkan tiga kali pembacokan. Sabetan pertama mengenai wajah kiri korban, sabetan kedua mengenai perut serta jari istri korban, dan sabetan ketiga mengenai paha kanan korban. Luka-luka tersebut mengakibatkan KYR meninggal dunia.

“Hubungan pelaku dengan korban adalah teman dekat. Sempat ada masalah utang piutang sebesar Rp400 ribu, namun informasi terakhir sudah diselesaikan,” tambah Bayu.

Berdasarkan catatan kepolisian, korban merupakan seorang residivis, sementara pelaku SS tidak memiliki rekam jejak kriminal sebelumnya. Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (Didik)

BACA JUGA  Dikira Tertidur, Warga Teluk Mengkudu Ditemukan Meninggal di Depan Ruko

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Petugas TPR Pantai Parangtritis,Motif Dendam
Polda Riau Sita 9 Bungkus Besar Narkotika yang Hendak Dibawa ke Jakarta
Polres Tebing Tinggi Tangkap 24 Tersangka Narkoba dalam Operasi Antik Toba
Januari-Mei, Polda Riau Bongkar 1.333 Kejahatan Jalanan
Operasi Antik Toba, Polres Samosir Ungkap 4 Kasus Narkoba
Jual Jasa Sinyal HP Ilegal, Sindikat Manipulasi IMEI 12.000 iPhone Diringkus
Polda Bengkulu Ungkap Ratusan Kasus Curat, Curas, dan Curanmor
Polres Pelabuhan Tanjungperak Tangkap Pelaku Pemerasan Sopir Truk yang Viral di Medsos

Berita Lainnya

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Petugas TPR Pantai Parangtritis,Motif Dendam

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:56 WIB

Polda Riau Sita 9 Bungkus Besar Narkotika yang Hendak Dibawa ke Jakarta

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:49 WIB

Polres Tebing Tinggi Tangkap 24 Tersangka Narkoba dalam Operasi Antik Toba

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:03 WIB

Januari-Mei, Polda Riau Bongkar 1.333 Kejahatan Jalanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:26 WIB

Operasi Antik Toba, Polres Samosir Ungkap 4 Kasus Narkoba

Berita Terbaru

error: Content is protected !!