Jakarta, TRIBRATA TV
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Djon Ponto Janis, S.H., bersama sejumlah anggota dewan dan perwakilan masyarakat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Rombongan tersebut diterima oleh Kasubdit Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan, Handjar Dwi Antoro, ATD, MT, yang memberikan penjelasan mengenai dukungan terhadap operasional kapal penyeberangan di Sitaro.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Sitaro menyampaikan permohonan agar subsidi untuk operasional dua kapal andalan masyarakat, yakni KMP Lokongbanua dan KMP Lohoraung, tetap dipertahankan. Subsidi ini dinilai sangat penting guna memastikan kelancaran transportasi antar-pulau di wilayah yang dikenal sebagai “Negeri 47 Pulau” itu.
Menanggapi permintaan tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat menyatakan tetap berkomitmen untuk mendukung operasional kapal penyeberangan, meskipun menghadapi tantangan pengurangan anggaran.
Handjar Dwi Antoro menjelaskan anggaran Ditjen Perhubungan Darat yang semula Rp4,1 triliun kini hanya tersisa Rp7,7 miliar, sehingga perlu adanya efisiensi dalam alokasi dana.
Dalam waktu dekat, pemerintah dan Komisi V DPR RI akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk membahas sejumlah kebijakan terkait, termasuk subsidi operasional kapal. Hal ini menjadi harapan bagi masyarakat Kepulauan Sitaro, yang sangat bergantung pada keberadaan KMP Lokongbanua dan KMP Lohoraung sebagai sarana transportasi utama.
Selama ini, subsidi dari pemerintah mencakup berbagai aspek operasional, mulai dari bahan bakar minyak (BBM) hingga kesejahteraan awak kapal (ABK). Keberlanjutan subsidi ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan di pulau-pulau kecil.
Djon Ponto Janis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung perjuangan ini dengan doa dan dukungan penuh, agar pemerintah tetap memberikan perhatian khusus terhadap transportasi laut di Kepulauan Sitaro. Ia berharap agar dua kapal tersebut dapat terus beroperasi tanpa hambatan, demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat setempat pun berharap keputusan yang diambil dalam RDP mendatang dapat berpihak pada kebutuhan daerah kepulauan. “Kapal ini adalah urat nadi kehidupan kami. Jika subsidi dihentikan, kami akan mengalami kesulitan dalam mobilitas dan distribusi kebutuhan pokok,” ujar salah satu warga.
Dengan semangat kebersamaan, DPRD dan masyarakat Kepulauan Sitaro optimis bahwa perjuangan ini akan membuahkan hasil. Mereka berharap pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga konektivitas antar-pulau demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Sitaro.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online
Penulis : Jemi Lahutung
Editor : Aqila









