Ngada, TRIBRATA TV
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timut (NTT) dengan Pemkab Ngada didampingi kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo melakukan pertemuan di Restoran Kartini, Bajawa untuk mematangkan pembentukan Kantor Imigrasi Bajawa, Sabtu (9/5/2026).
Dalam pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan bersama, yaitu penyerahan telaahan staf pembentukan kantor Imigrasi Bajawa dan surat pernyataan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngada untuk memberikan hibah lahan.
Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Saroha Manullang mengatakan, eks rutan Bajawa yang saat ini menjadi pos Imigrasi Bajawa akan difungsikan sebagai kantor.
”Eks Rutan Bajawa akan kita revitalisasi sebagai kantor Imigrasi Bajawa tanpa menghilangkan nilai historis bangunan yang telah berdiri sejak 1908,” ujar Saroha.
Kepada TRIBRATA TV, Saroha Manullang juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Ngada yang telah berkomitmen serta menyediakan lahan hibah untuk pembentukan kantor Imigrasi Bajawa.
”Terima kasih kepada Bupati Ngada dan Wakil Bupati yang berkomitmen tinggi untuk pembentukan Kantor Imigrasi Bajawa, juga telah menyediakan lahan hibah untuk Imigrasi,” kata Saroha Manullang, Minggu (10/5/2026).
Bupati Ngada melalui Pj. Sekda Yohanes Ghae menyambut baik kunjungan kedua Kanwil Imigrasi NTT ini. “Sesuai arahan Bapak Bupati, kami siap mendukung dan berkomitmen memfasilitasi kebutuhan lahan bagi imigrasi,” kata Yohanes.
Kata Yohanes, pelayanan keimigrasian di Mall Pelayanan Publik selama ini telah berjalan lancar dengan hadirnya pelayanan dari kantor Imigrasi Labuan Bajo.
Dia berharap pembentukan kantor imigrasi Bajawa dapat memangkas jarak tempuh masyarakat untuk mengakses pelayanan Imigrasi.
Kata dia, Pemkab Ngada berkomitmen akan menyediakan lahan sesuai standar lahan kantor imigrasi serta fasilitas penunjang lainnya.
Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus yang mendampingi, juga menyampaikan Kabupaten Ngada merupakan wilayah kerja dengan potensi keimigrasian yang sangat besar.
Dia mengatakan sebagai Kanim induk yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Ngada, siap melayani secara reguler di Mall Pelayanan Publik sembari proses penyediaan lahan dan revitalisasi kantor berproses.
Sebelumnya di kesempatan lain, Saroha Manullang bersama tim dari Kanwil Ditjen Imigrasi NTT juga telah melakukan tatap muka bersama Praeses Seminari Mataloko guna menyerap aspirasi dan dukungan dalam pemantapan pembentukan kantor imigrasi Bajawa. (Bon)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online




















