‎Warga Terdampak Bau Busuk Cangkang PT. UG Ketimpa Musibah, 1 Meninggal 3 Dipanggil Polisi

- Editorial Team

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Medan, TRIBRATA TV

‎Bunga Ria Togatorop (71) yang biasa dipanggil Opung Moris meninggal dunia usai menjalani perawatan atau opname sejak 21 September 2025 di Rumah Sakit Umum (RSU) Sembiring – Deli Tua pada Selasa (7/10/2025) malam sekitar pukul 23.35 WIB.

‎Bunga Ria Togatorop adalah Istri dari Pak Siahaan, merupakan bagian dari warga yang memprotes aktifitas serta keberadaan gudang penyimpanan cangkang sawit milik PT. Universal Gloves (UG), yang almarhum meninggal dunia diduga kuat akibat dampak langsung dari limbah pabrik sarung tangan tersebut.

‎Pantauan kru TRIBRATA TV, Rabu (8/10/2025) dilokasi, puluhan warga yang terdampak dari bau busuk cangkang sawit milik PT. Universal Gloves tersebut benar-benar diselimuti kesedihan mendalam atas musibah kehilangan rekan juang setelah dirawat di RSU Sembiring.

‎Alhasil, suasana rumah duka di Jalan Pertahanan, Gang Sahabat, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak yang bersebelahan dengan perusahaan PT. UG yang menurut warga membawa petaka di lingkungannya, tampak jenazah Bunga Ria Togatorop disemayamkan. Selain itu, sebuah mobil ambulance juga terparkir di depan rumah duka.

‎Terpantau dilokasi, bagian belakang rumah duka ini memang tepat bersebelahan dengan lokasi penimbunan cangkang sawit milik PT. Universal Gloves. Dari arah tersebut terlihat sangat jelas atap dan kerangka besi menjulang tinggi milik gudang penyimpanan dan pengolahan cangkang.

‎Seorang warga, Umri membenarkan bahwa kepergian rekan juangnya adalah terdampak dari bau busuk atau polusi udara cangkang sawit milik PT. Universal Gloves.

‎”Benar, tadi malam meninggal dunia. Almarhumah sudah di rumah duka Gang Sahabat dan akan disemayamkan,” kata Umri menerangkan.

‎Lebih lanjut, menurut anak almarhumah, N. Siahaan mengatakan bahwa sebelumnya ibu kandungnya sudah sering mengeluhkan bau cangkang yang rutin terbawa angin menyambangi kediaman mereka, sehingga membuat napasnya sesak.

‎“Ibu saya memang mengidap asma bang, dan kondisi seperti ini (dimana bau menyengat setiap hari, terutama disaat sehabis hujan) sangat tidak nyaman bagi beliau,“ kata N. Siahaan berurai airmata seraya meminta supaya turut mendoakan para keluarga yang ditinggalkan almarhumah.

‎N. Siahaan juga menjelaskan bahwa sudah beberapa kali ibunya menjalani diopname semenjak gudang penimbunan dan pengolahan cangkang tersebut beroperasi di lingkungan mereka.

‎Sementara itu, warga lain, Ibu Pon (77) menceritakan bahwa dia baru saja keluar dari rumah sakit karena merasakan pusing serta mual-mual. Menurutnya, dia merasa pusing dan mual disaat berlangsung penyemprotan zat kimia di penyimpanan dan pengolahan cangkang tersebut.

‎Bahkan putri ibu Pon, KR mengatakan, selain bau tak sedap yang berasal dari tumpukan cangkang, (kru media ini juga menciumnya di lokasi) bahwa suara mesin berbeban berat yang beroperasi sering membuat mereka terkejut. Ditambah lagi, jenis binatang berupa Agas juga rutin menyambangi kediaman warga. Gigitan serangga kecil itu sering mengganggu dan meresahkan.

‎“Gatal kalau digigit agas bang,” ujar KR, sembari berujar gigitan serangga kecil itu menimbulkan ketidaknyamanan maupun iritasi di kulit.

‎Kemudian, seorang warga lanjut usia bernama ibu Rum juga mengalami sakit dan memiliki keluhan yang kurang lebih sama dengan penjelasan ibu Pon. Pengakuan dia, sudah bolak-balik berobat ke Puskesmas.

‎Terpisah, Kuasa Hukum warga, Riki Irawan, S.H.,M.H membenarkan seorang warganya meninggal dunia usai menjalani perawatan beberapa pekan di Rumah Sakit

‎Mirisnya, hari ini ada juga surat pemanggilan datang dari penyidik Polsek Patumbak untuk 3 orang warganya, sebelumnya dilaporkan oleh seseorang bernama Hatta Aulia, S.T.

‎”Ada surat panggilan datang terhadap 3 orang warga. Saya menyikapinya bahwa terlihat ada dugaan upaya kriminalisasi warga,” tukas Riki.

‎Kata dia, selain hari ini, warganya meninggal dunia, seperti durian runtuh pihaknya menerima surat pemanggilan wawancara terhadap tiga warga terkait pengerusakan dalam nomor LP/B/513/IX/2025/SPKT/Polsek Patumbak/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, tertanggal 10 September 20025, pelapor Hatta Aulia, S.T.

‎Dalam surat panggilan tersebut agar ke tiga warga, (1) Fajar, (2) Riski dan (3) Lela, hadir pada Jumat (10/10/2025) ke Polsek Patumbak.

‎”Tiga warga kembali dipanggil ke Polsek. Ada yang menarik dalam panggilan kali ini. Dalam panggilan disebutkan bahwa pelapor adalah Hatta Aulia, S.T. Pelapor sebagai apa, wakil PT. UG atau pribadi?. Dari sini jelas terlihat upaya dugaan kriminalisasi warga atau menekan warga dengan menggunakan tangan polisi,” pungkas Riki Irawan. (Bonni)

BACA JUGA  Emak-emak di Kisaran Geruduk 2 Lokasi Judi

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu
Yusnar Albanjari Jabat Sekretaris JMSI Sergai–Tebing Tinggi
Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA
PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat
Membahayakan, Kabel Jaringan Internet Dipasang di Tiang Listrik
Warga Kesulitan BBM, Armada Sawit Justru Menyerap Subsidi Secara Besar-besaran
Perkuat Sinergi, TRIBRATA TV Simalungun Bersilaturahmi dengan Manajemen PKS Bah Jambi

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:33 WIB

PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:02 WIB

Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:38 WIB

Membahayakan, Kabel Jaringan Internet Dipasang di Tiang Listrik

Berita Terbaru

Peristiwa

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:23 WIB