Labuhanbatu, TRIBRATA TV
Nurlina Ariani, dosen tetap Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu (ULB), semakin dikenal publik karena dedikasinya yang luas.
Selain aktif di dunia akademik, ia kerap dilibatkan dalam berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Dalam sesi wawancara internal bersama TRIBRATA TV baru-baru ini, Nurlina menjelaskan keterlibatannya dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) merupakan bagian integral dari pengabdian akademik dan tanggung jawab moralnya sebagai pendidik.
Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun kesadaran dan nalar kritis generasi muda untuk menghadapi ancaman narkotika.
Keterlibatan Nurlina dalam program BNN mencakup berbagai aksi nyata di lapangan, mulai dari menjadi narasumber dalam forum diskusi remaja hingga terlibat dalam penyusunan materi sosialisasi yang relevan bagi mahasiswa.
Ia menekankan pentingnya data dan fakta dalam setiap penyampaian materi. “Kerja sama kami dengan BNN bukan sekadar seremonial. Kami fokus pada pemberian pemahaman mengenai dampak jangka panjang narkotika dari sudut pandang kesehatan dan sosial-ekonomi. Kami ingin mereka memahami bahwa sekali nalar kritis itu lumpuh akibat narkoba, masa depan yang telah mereka hitung dan rencanakan akan berantakan,” jelas Nurlina merinci keterlibatannya.
Sebagai dosen matematika, Nurlina menekankan kemampuan berpikir logis dan sistematis sangat berperan dalam membentengi diri dari pengaruh negatif. “Matematika mengajarkan kita untuk melihat sebab akibat secara presisi. Pendekatan edukatif yang berbasis pada pembentukan karakter dan kesadaran personal jauh lebih efektif daripada sekadar kampanye larangan,” ujarnya.
Dengan nalar kritis, mahasiswa diajak untuk melakukan ‘perhitungan’ risiko dan konsekuensi secara logis, sehingga mereka mampu menolak narkotika atas dasar kesadaran mandiri.
Di lingkungan Universitas Labuhanbatu, Nurlina dikenal sebagai sosok yang produktif. Ia aktif mengampu mata kuliah inti Pendidikan Matematika, membimbing mahasiswa dalam penelitian, serta terlibat dalam pengelolaan jurnal ilmiah.
Aktivitas akademik yang solid ini memperkuat legitimasi dan kredibilitas perannya ketika terjun langsung ke tengah masyarakat.
Keterlibatan akademisi seperti Nurlina menunjukkan sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dengan lembaga negara.
Hal ini membuktikan bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mitra strategis dalam program nasional pencegahan narkotika yang berbasis ilmu pengetahuan.
Sebagai seorang akademisi sejati, Nurlina Ariani telah menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi secara utuh: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Aktivitasnya yang seimbang antara di dalam kampus dan di tengah masyarakat menegaskan peran dosen sebagai aktor kunci dalam membentuk kesadaran generasi muda sebuah peran yang berpijak pada kekuatan ilmu, nalar yang sehat, dan berorientasi pada masa depan bangsa yang lebih gemilang. (Abner Hasan)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









