Dugaan Pungli PTSL Gowa: Warga Mappala Diduga Diperas Hingga Puluhan Juta, Sertifikat Tak Kunjung Terbit

- Editorial Team

Minggu, 8 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa, TRIBRATA TV

Kasus Dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, kembali mencuat setelah ratusan warga dari Lingkungan Mappala diundang di kediaman Kepala Lingkungan Mappala untuk membahas persoalan sertifikat tanah pada Sabtu, (07/12/2024).

Pertemuan tersebut dihadiri warga yang telah menyetorkan berkas dan biaya pengurusan sertifikat Prona sejak Tahun 2023. Namun, hingga kini Sertifikat tersebut belum diterbitkan, memicu kekecewaan dan kemarahan warga terhadap Kepala Lingkungan dan Lurah Pangkabinanga.

”Saya sudah menyerahkan berkas lengkap, termasuk biaya pengurusan yang tidak sedikit. tapi sampai sekarang sertifikat belum juga ada kejelasan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Seorang warga lainnya bahkan mengaku harus meminjam uang dari rentenir untuk membayar biaya sertifikat. “ Saya harus pinjam uang dengan bunga tinggi. Kalau pinjam Rp1 juta, harus bayar Rp1,2 juta. Kalau pinjam Rp10 juta, kerugiannya bisa berlipat. Dan sampai sekarang, sertifikat kami tidak keluar juga. Ini sangat memberatkan,” tuturnya dengan nada penuh kekecewaan.

BACA JUGA  Denpom XIV/1 Gelar Jumat Berkah dengan Berbagi Nasi Kotak pada Warga

Dg. Nai Tokoh masyarakat setempat, juga angkat bicara terkait polemik ini. Ia mengungkapkan semua berkas dan anggaran untuk program Sertifikat Prona disetorkan warga kepada Kepala Lingkungan Mappala.

“Saya menduga ada kolaborasi antara Kepala Lingkungan dan Lurah Pangkabinanga dalam program PTSL ini. Warga sebenarnya tidak menuntut pengembalian dana, melainkan meminta sertifikat segera diterbitkan. Kalau dana dikembalikan, warga tetap merasa rugi. Dugaan tindak pidana pungli di sini sudah sangat jelas,” kata Dg Nai.

BACA JUGA  Sambut Hari Bhayangkara, Sat Samapta Polres Takalar Bakti Sosial Bersihkan Masjid

Selama pertemuan, warga menyuarakan protes keras terhadap Kepala Lingkungan dan Lurah Pangkabinanga yang dianggap tidak transparan dalam pengelolaan program tersebut. Warga mempertanyakan ke mana aliran dana yang telah mereka setorkan, mengingat hasil yang dijanjikan tak kunjung terealisasi.

Menurut laporan, biaya pungutan dalam program ini bervariasi mulai dari Rp350 R
ribu hingga Rp20 juta per warga, tergantung luas lahan dan lokasinya.

Ketika wartawan berusaha meminta klarifikasi dari Lurah Pangkabinanga, Maknun, ia memilih menghindar dengan alasan menghadiri acara lain. Sikap ini semakin memicu kekecewaan warga yang berharap ada jawaban langsung dari pemerintah setempat.

Pertemuan tersebut berakhir tanpa solusi konkret, meninggalkan warga Lingkungan Mappala dengan harapan agar kasus ini segera diusut tuntas. Mereka juga berharap pihak berwenang, termasuk Polres Gowa dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), segera turun tangan untuk memberikan kejelasan dan menyelesaikan masalah yang telah berlarut-larut.

BACA JUGA  14 Rumah Habis Terbakar di Panyula, Personel Brimob Bone Diterjunkan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti
​Semarak Malam Pertama Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan, Pentas Seni Budaya Pukau Penonton
Dukung Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan, Kades Bontokassi: “Langkah Strategis Lahirkan Pemuda Penggerak Pembangunan Desa
Polres Takalar Ukir Prestasi di Kapolda Sulsel Cup 2026: Raih Juara III dan Penghargaan Pemain Terbaik
Ketua Kelompok Proyek Irigasi P3-TGAI TA 2026 To’dosila Baru Dijabat Oknum Kepala Dusun
Raih Penghargaan Pos Satkamling Terbaik, Desa Biringkassi Terima Penghargaan dari Polres Takalar
Perkuat Sinergitas Polri dan Kejaksaan, Kapolda Sulsel Gelar Silaturahmi Bersama Kajati
Bupati Bantaeng Tinjau Pengerjaan Dua Jembatan

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:25 WIB

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:05 WIB

​Semarak Malam Pertama Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan, Pentas Seni Budaya Pukau Penonton

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:27 WIB

Dukung Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan, Kades Bontokassi: “Langkah Strategis Lahirkan Pemuda Penggerak Pembangunan Desa

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:38 WIB

Polres Takalar Ukir Prestasi di Kapolda Sulsel Cup 2026: Raih Juara III dan Penghargaan Pemain Terbaik

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:14 WIB

Ketua Kelompok Proyek Irigasi P3-TGAI TA 2026 To’dosila Baru Dijabat Oknum Kepala Dusun

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:25 WIB

Kriminal

Simpan Sabu dan Ganja, Petani di Karo Ditangkap

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:25 WIB