Kapolres Pematang Siantar Klarifikasi dan Minta Maaf ke Mahasiswa

- Editorial Team

Senin, 5 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematang Siantar, TRIBRATA TV

Kapolres Pematang Siantar AKBP Fernando, Senin 05/09/2022) malam menyatakan klarifikasi dan permintaan maaf atas terjadinya kericuhan pada aksi unjuk rasa tolak kenaikkan harga BBM oleh mahasiswa Cipayung Plus di kantor DPRD Jalan Adam Malik Kota Pematangsiantar.

Dihadapan para wartawan, AKBP Fernando dalam klarifikasinya mengatakan peristiwa terjadi setelah massa Cipayung Plus diterima pihak DPRD Kota Pematang Siantar.

“Selesai dari kegiatan itu,anak-anak Cipayung Plus melakukan kegiatan pembakaran ban dan anggota kami secara refleks, responsif melakukan upaya mematikan ban yang dibakar ini.Sehingga disitulah terjadi ketersinggungan maupun keributan,”ucapnya.

BACA JUGA  Seorang Polisi Terluka Saat Bubarkan Aksi Peringatan Hari Papua Merdeka di Makassar

“Saya sendiri selaku Kapolres atas keributan yang sudah terjadi, mungkin dari anak-anak Cipayung tadi ada yang terluka juga dari kami Polres Pematang Siantar, anggota kami ada tadi yang menembakkan gas air mata, saya memohon maaf sebesar besarnya khususnya kepada rekan-rekan,adik-adik dari Cipayung Plus”, katanya.

“Saya ucapkan mohon maaf atas kesalahan kami atas peristiwa bentrokan tadi, mungkin dilapangan ada kurang komunikasi sehingga ini bisa terjadi”, tambahnya.

BACA JUGA  Pedagang Pasar Rakyat Perbaungan Demo Kantor Disperindag Sergai

“Kebetulan anak-anak Cipayung kan sudah ada di Polres Pematang Siantar,saya sendiri sudah secara langsung memohon maaf atas segala peristiwa yang sudah terjadi di siang hari tadi”,ujar Kapolres.

“Sekali lagi saya Kapolres Pematang Siantar mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang terjadi tadi siang”.

Sementara itu terkait pengaduan mahasiswa Cipayung Plus ke pihak Propam atau pun SPKT, AKBP Fernando menegaskan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui kesalahan anggota dalam proses pengawalan demonstrasi hingga terjadi bentrok dengan massa Cipayung Plus. (Joe)

BACA JUGA  Demo Tuntut Cabut dan Batalkan Omnibus Law RUU Cipta Kerja di Jombang

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru