Tebingtinggi, TRIBRATA TV
Seratus hari pertama masa kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih dan H. Chairul Mukmin Tambunan, diwarnai gebrakan besar. Langkah tegas langsung diambil dengan mencopot dua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya bersih-bersih birokrasi.
Jabatan pertama yang dicopot adalah Direktur Rumah Sakit Umum Kumpulan Pane (RSUKP). Keputusan ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Irdian saat memimpin apel di halaman rumah sakit, disaksikan seluruh dokter, perawat, staf, dan unsur tenaga kesehatan lainnya.
Setelahnya, giliran Direktur PDAM Tirta Bulian yang dibebastugaskan. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota dalam rapat resmi di Kantor Wali Kota, yang dihadiri Sekretaris Daerah selaku Dewan Pengawas PDAM dan jajaran terkait.
“Direktur PDAM kita bebas tugaskan. Saya minta Pak Sekda tolong catat sebagai Dewas. Kita angkat Plt, Pak Sucipto. Mudah-mudahan beliau bisa dengarkan arahan Wali Kota. Tolong tarif dinormalkan, jangan bebani masyarakat yang sudah susah,” tegasnya dikutip Selasa (27/5/2025).
Langkah pencopotan ini disebut sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang menjadi fokus utama pemerintahan baru. Irdian Saragih ingin memastikan setiap posisi strategis diisi oleh sosok yang kompeten dan berorientasi pada pelayanan publik.
Tak hanya bergerak dalam pembenahan internal pemerintahan, Wali Kota juga mulai menyiapkan program prioritas yang menyasar sektor ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang akan dilaksanakan di sejumlah titik strategis, antara lain di bekas RS Herna dan eks Kantor Kejaksaan Tebingtinggi.
Program ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan pendapatan asli daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, terutama pelaku usaha kecil dan menengah.
Di bidang keagamaan, Irdian yang dikenal aktif mendukung kegiatan masjid bahkan sebelum menjabat, telah menggagas sejumlah program pembinaan umat. Agenda seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Festival Seni Nasyid, hingga dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan lintas usia akan menjadi fokus pembangunan mental spiritual warga.
Sejumlah kalangan menilai seratus hari pertama Wali Kota Irdian menunjukkan arah kepemimpinan yang tegas dan berani mengambil risiko. Namun tantangan ke depan dinilai jauh lebih berat, yakni bagaimana menjaga konsistensi dan memastikan program berjalan efektif di lapangan.
Masyarakat kini menunggu bukti lanjutan bahwa program unggulan tidak hanya berakhir di balik meja rapat, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat dan memperbaiki kualitas hidup warga Tebingtinggi secara menyeluruh.(Kim)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









