Kabel Laut Tahuna–Melonguane Kembali Tersambung, Layanan Telekomunikasi Pulih Normal

- Editorial Team

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitaro, TRIBRATA TV

Kabar baik bagi masyarakat Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dan wilayah sekitarnya. Jaringan kabel laut Tahuna–Melonguane yang sebelumnya mengalami gangguan kini telah berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi normal pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Pemulihan koneksi tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat kepulauan yang selama beberapa waktu terdampak gangguan layanan telekomunikasi dan internet. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim teknis yang melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan kabel laut secara intensif.

Berdasarkan informasi dari Tim Humas BAKTI Komdigi, proses perbaikan memasuki tahap krusial pada Rabu (3/6/2026) sore saat tim mulai melakukan persiapan pengangkatan tali penarik (pick up rope) di sisi Melonguane.

Pada pukul 19.25 WITA, tali penarik berhasil diangkat dari kedalaman sekitar 1.300 meter, sebuah pekerjaan yang menunjukkan tingkat kesulitan teknis yang cukup tinggi mengingat kondisi geografis dan kedalaman laut di lokasi tersebut.

BACA JUGA  Kolaborasi Virtual dan Tatap Muka: SDM Sekda Sitaro Harmonisasi Perda

Tim kemudian melanjutkan upaya pencarian dan pengangkatan ujung kabel laut. Pada pukul 22.35 WITA, ujung kabel sisi Melonguane berhasil diangkat ke atas kapal untuk selanjutnya dilakukan pemasangan Universal Quick Joint (UQJ) dan proses penyambungan akhir (Final Joint).

Pekerjaan penyambungan dimulai pada Kamis dini hari pukul 01.35 WITA dan berlangsung selama beberapa jam dengan pengawasan ketat guna memastikan kualitas sambungan tetap terjaga sesuai standar teknis.

Setelah proses penyambungan selesai, tim melaksanakan pemeriksaan performa jaringan (segment performance check) pada pukul 06.07 WITA untuk memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik dan siap melayani pengguna.

Hasilnya, pada pukul 08.36 WITA status Link Up resmi diumumkan, menandakan jaringan kabel laut Tahuna–Melonguane telah kembali tersambung dan layanan telekomunikasi berhasil dipulihkan.
Meski demikian, tim teknis masih akan menyelesaikan tahapan akhir berupa pekerjaan Final Bight sebagai bagian dari proses pemeliharaan menyeluruh terhadap jaringan kabel laut tersebut.

BACA JUGA  Deklarasi Damai: Awal Baru bagi Pilkada Sitaro 2024

Pulihnya jaringan ini diharapkan dapat mengembalikan kelancaran berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari komunikasi, pelayanan pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, perbankan, hingga kegiatan ekonomi digital yang sangat bergantung pada konektivitas internet.

Plt Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam proses pemulihan jaringan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BAKTI Komdigi, seluruh tim teknis di lapangan, operator telekomunikasi, serta semua pihak yang telah bekerja tanpa mengenal waktu demi memulihkan konektivitas jaringan di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Menurut Makainas, keberadaan jaringan telekomunikasi merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat Sitaro dalam mendukung pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan seluruh masyarakat Sitaro, kami bersyukur atas capaian ini. Semoga jaringan yang telah kembali tersambung dapat terus beroperasi secara stabil sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan baik,” pungkasnya.

BACA JUGA  Perpisahan yang Menggetarkan, Harapan Baru di Tanah Modisi

Pulihnya jaringan kabel laut Tahuna–Melonguane menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas digital di kawasan kepulauan Sulawesi Utara serta membuktikan bahwa kolaborasi dan kerja keras berbagai pihak mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat di daerah kepulauan dan terluar Indonesia. (Jemi Lahutung)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Dua Pemuda Tenggelam di Embung Kaliaji Turi Sleman, Operasi SAR Berlangsung Cepat
Kecelakaan Maut di Kepek Wonosari, Pengendara Honda Beat Meninggal Dunia di Lokasi
Warga Sungai Raya Temukan Mayat Mengapung, Diduga Warga Tayan Hilir yang Hilang
Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu

Berita Lainnya

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Pemuda Tenggelam di Embung Kaliaji Turi Sleman, Operasi SAR Berlangsung Cepat

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:30 WIB

Kecelakaan Maut di Kepek Wonosari, Pengendara Honda Beat Meninggal Dunia di Lokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:19 WIB

Warga Sungai Raya Temukan Mayat Mengapung, Diduga Warga Tayan Hilir yang Hilang

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Berita Terbaru

Gowa,TRIBRATA TV

Sulawesi Selatan

Hadir di Titik Rawan, Perintis Presisi Polres Gowa Jaga Ketenangan Warga

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:30 WIB

error: Content is protected !!