Sarolangun, TRIBRATA TV
Sejumlah pihak mengeluhkan adanya pungutan Rp2 juta pada alat berat yang melewati jalan Desa Tanjung Raden, kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun, Jambi
Pungutan yang diduga liar ini, mewajibkan setiap alat berat yang melewati jalan di desa tersebut wajib menyetorkan uang Rp2 juta, kepada pihak desa.
Kepada awak media, Kepala Desa Tanjung Raden, Harun membenarkan adanya pungutan tersebut. Menurutnya, uang hasil pungutan itu dikelola Karang Taruna dan masyarakat setempat untuk pembangunan mesjid.
“Iya kalau mau dia bayar 2 juta, kalau mau nunggu lagian untuk karang taruna. Kalau tidak ada dua juta, berunding kesepakatan berapa. Lagian masyarakat disitu yang minta, karena jalan itu hancur, susah mau mengeluarkan sawit dan getah,” katanya, Jumat (03/10/2025) kepada wartawan.
Harun menambahkan pungutan itu hanya dilakukan saat lewat saja, dan kegunaannya bukan untuk perbaikan jalan melainkan hanya untuk sumbangan pembangunan mesjid.
Kades mengakui tidak ada dasar hukum pungutan, misalnya di Peraturan Desa (Perdes). Pungutan ini hanya kesepakatan bersama antara masyarakat dengan pengelola alat berat.
“Apalagi kan cuman sekali lewat saja, bukan untuk perbaikan jalan, minta sumbangan untuk pembangunan mesjid. Perdes tidak ada, atau surat secara administrasi, mana ada perdes, itu sukarela,” kata kades Harun
Aktivitas pungutan terhadap alat berat ini baru dikutip beberapa bulan, dan Harun mengaku tidak tahu sudah berapa banyak jumlah yang didapatkan.
“Baru beberapa bulan ini, dan saya tidak tahu sudah berapa jumlahnya karena tidak ada pembukuan, karena langsung buat beli semen dan beli keperluan untuk pembangunan mesjid,” katanya. (Hamidah)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









