Sitaro, TRIBRATA TV
Semangat kebangsaan kembali menyala di Lapangan Batahi, Ondong, saat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) memperingati Hari Lahir Pancasila. Meski secara nasional ditetapkan setiap 1 Juni, pelaksanaan upacara dilakukan pada Senin 2 Juni 2025. Ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat hadir, memperkuat makna kebersamaan dalam bingkai ideologi negara.
Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, melalui Kabag Ops Polres AKP Novrianto Sadia, S.Sos., S.H., yang bertindak sebagai Perwira Upacara, menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk kembali merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar hidup berbangsa.
Upacara berlangsung khidmat dengan Wakil Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, S.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia menyampaikan amanat tentang pentingnya memperkuat persatuan dan gotong royong di tengah tantangan zaman. “Pancasila adalah fondasi kita. Ia hidup bukan di atas kertas, tetapi dalam tindakan kita sehari-hari,” tegasnya di hadapan peserta.
Yang menarik, penampilan para siswa dari SMAN 1 Ondong dan SMPN 1 Ondong tampil memukau dalam barisan. Momen ini terasa istimewa karena menjadi penampilan perdana mereka menjelang peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang. Riuh tepuk tangan dari para hadirin menjadi bukti bahwa generasi muda masih teguh memegang nilai-nilai nasionalisme.
AKP Novrianto Sadia tampak penuh konsentrasi saat menjalankan tugas sebagai Perwira Upacara. Kehadirannya memberi nuansa tegas namun bersahaja. Di tengah barisan, IPDA Ricky M.A. Bunak, S.H., dari Sat Intelkam Polres, bertindak sebagai Komandan Upacara, membawa gerak pasukan dengan komando yang mantap dan berwibawa.

Adapun pembacaan UUD 1945 dibawakan oleh Fabian Antino, anggota Paskibraka 2024, dengan intonasi yang mantap. Sementara doa dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Sitaro, Pdt. Ana Tampilang, M.Th., yang mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa.
Tokoh masyarakat, tokoh politik, dan Forkopimda Kabupaten hadir sebagai simbol dukungan lintas sektor terhadap nilai ideologis Pancasila. Hadir pula para kepala OPD, camat, lurah, kapitalau, serta seluruh ASN yang ikut mengenakan pakaian adat dan seragam kebesaran, menjadikan upacara ini sebagai miniatur keanekaragaman Indonesia.
Tema tahun ini, “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya”, menjadi seruan bersama bahwa di tengah globalisasi dan perbedaan pandangan, satu hal tetap tak boleh ditawar: Pancasila adalah pemersatu, bukan slogan kosong. Dari lapangan sederhana di Pulau Siau, gema persatuan itu kembali menggema, menyapa seluruh negeri. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









