Bobby Nasution Eksplorasi Potensi Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Wisatawan

- Editorial Team

Senin, 3 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Minimnya objek wisata alam di Medan bukanlah halangan untuk menjadikan ibu kota Sumatra Utara ini menggerakkan sektor pariwisata. Selain keragaman dan kelezatan kuliner, wisata sejarah yang ditandai dengan bangunan-bangunan bersejarah adalah potensi yang tengah dieksplorasi Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Berbagai upaya dilakukan. Selain Revitalisasi Kawasan Kota Lama Kesawan yang saat ini tengah berproses, Bobby Nasution juga gencar mempromosikan berbagai objek wisata bangunan bersejarah.Di samping itu pembenahan infrastruktur dan, perhelatan-perhelatan yang meningkatkan citra Medan sebagai kota yang pantas dikunjungi wisatawan pun digelar.

Bobby Nasution beberapa waktu lalu mengatakan, membuat pariwisata atau menjadikan Kota Medan sebagai tujuan favorit wisatawan tentunya tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. diperlukan promosi yang intens dan inovatif untuk memajukan pariwisata di Medan.

“Kita tidak mungkin sekejap menjadikan Kota Medan sebagai kota pariwisata seperti Bali, Jawa Barat maupun kota-kota lain di Indonesia yang telah memiliki tempat pariwisata. Itu tidak mudah, tapi kami mohon waktu kepada seluruh masyarakat untuk mencoba terus mengembangkan wisata di Kota Medan melalui pembangunan infrastruktur dan fisik,” kata Bobby Nasution

Data yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Medan, banyak bangunan sejarah yang memiliki potensi wisata di Kota ini. Istana Maimun di Jalan Brigjen Katamso adalah salah satu dari beberapa objek wisata yang banyak menarik perhatian wisatawan mancanegara. Istana yang mempunyai arsitektur indah ini merupakan saksi sejarah Kesultanan Deli. Di dalam Istana Maimun juga banyak barang-barang antik peninggalan Sultan, hadiah kerajaan hingga perhiasan mewah.

Tidak jauh dari Istana Maimun juga terdapat Masjid Raya Al Mashun. Masjid ini juga menjadi saksi sejarah kebesaran Kesultanan Deli pada kepemimpinan Sultan ke-9, Sultan Ma’mun Al Rashid. Masjid Raya Al Mashun dibangun sejak 1906 dengab bahan bangunan yang diimpor langsung dari negara penghasil terbaiknya, seperti marmer dari Italia dan Jerman, kaca patri dari Cina, dan lampu gantung dari Prancis. Campuran desain arsitektur Maroko, Eropa, Melayu dan Timur Tengah sukses menyulap Masjid Raya Al Mashun menjadi sangat menarik dan artistik.
Selain itu, rumah Tjong A Fie di Jalan A Yani juga destinasi yang merupakan magnet kuat bagi wisatawan. Rumah pengusaha sukses asal Tiongkok terletak di kawasan kota tua Medan yang memiliki arsitektur ala Eropa dan campuran desain Tiongkok. Di dalam rumah ini juga terdapat perabotan lama dan antik yang tertata rapi.

Banyak lagi objek wisata bangun bersejarah di Medan. Di antaranya Kuil Shri Mariamman di Jalan Teuku Umar yang merupakan kuil Hindu tertua yang ada di Kota Medan dan dibangun sejak 1884. Dinding luar kuli ini dihiasi dengan relief warna-warni dan diperindah dengan patung-patung. Keindahan relief dan arsitektur kuil ini menjadi daya tarik sekaligus ciri khas kuil itu. Di kuil ini, sering pula dilakukan upacara Deepavali dan Thaipusam.

BACA JUGA  Polres Sanggau Tingkatkan Patroli di Kawasan Wisata

Ada lagi objek wisata menarik perhatian wisatawan yakni Graha Maria Annai Velangkanni yang terletak di Jalan Sakura III, Medan Tuntungan. Bangunan ini merupakan gereja Katolik bergaya India-Mughal yang dibuka pada tahun 2005. Sejarah panjang umat Katolik India Tamil di Medan pada akhir abad 19 terkandung dalam bangunan yang artistik ini.

Berbagai bangunan bersejarah yang unik dan artistik terus dipromosikan dengan berbagai cara. Di antaranya, Bobby Nasution menggelar Medan Berkah Wisata Rally 2022. Di dalam ajang ini, peserta diwajibkan melakukan cek poin di tempat-tempat wisata yang ada di Medan. Selain rally, peserta mendapatkan pengetahuan tentang tempat-tempat bersejarah di Medan.

Selain itu, Bobby Nasution juga membuktikan totalitasnya dengan melakukan adegan drifting bersama drifter nasional Akbar Rais untuk kebutuhan pengambilan gambar film yang mempromosikan wisata Medan. Pengambilan gambar yang dilakukan pada akhir Juli 2022 selama tiga hari berturut-turut itu dilakukan pada malam hari di jalan dekat objek-objek wisata Medan. Di antaranya rumah Tjong A Fie Mansion, kawasan bersejarah Kesawan, Balai Kota, seputaran Lapangan Merdeka, Masjid Raya, dan Istana Maimun. Pengambilan gambar aksi drifting yang menegangkan berpadu dengan keindahan suasana malam di sekitar bangunan-bangunan bersejarah ini dalam film ini menjadi promosi yang apik bagi Medan.

Salah satu adegan yang cukup unik adalah aksi drifting yang dilakukan di depan Istana Maimun. Dalam adegan itu, aksi drifting mengitari beberapa penari tradisional. Keindahan arsitektur Istana Maimun dan kekayaan ragam budaya di Medan terasa menonjol dalam adegan itu.

Selain mempromosikan objek wisata Medan, film yang menampilkan adegan drifting Bobby Nasution bersama drifter nasional Akbar Rais itu sekaligus membuktikan keberhasilan pembenahan infrastrukur jalan di Medan berlangsung dengan baik. Soalnya, tidak mungkin aksi drifting bisa dilakukan di jalanan yang kondisinya tidak baik.

Berbagai upaya meningkatkan pariwisata di Medan ini akan terus dilakukan dengan mengedepankan kolaborasi antara perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan maupun eksternal. Tujuan pembangunan wisatawan ini, sebagaimana dikatakan Bobby Nasution, tidak lain tidak bukan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Medan. plorasi Potensi Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Wisatawan*

Medan, TRIBRATA TV

Minimnya objek wisata alam di Medan bukanlah halangan untuk menjadikan ibu kota Sumatra Utara ini menggerakkan sektor pariwisata. Selain keragaman dan kelezatan kuliner, wisata sejarah yang ditandai dengan bangunan-bangunan bersejarah adalah potensi yang tengah dieksplorasi Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

BACA JUGA  Januari Hingga Mei 2023, Dinas SDABMBK Telah Rehabilitasi Jalan Sepanjang 37.416,50 Meter

Berbagai upaya dilakukan. Selain revitalisasi kawasan Kota Lama Kesawan yang saat ini tengah berproses, Bobby Nasution juga gencar mempromosikan berbagai objek wisata bangunan bersejarah. Di samping itu pembenahan infrastruktur dan perhelatan-perhelatan yang meningkatkan citra Medan sebagai kota yang pantas dikunjungi wisatawan pun digelar.

Bobby Nasution beberapa waktu lalu mengatakan, membuat pariwisata atau menjadikan Kota Medan sebagai tujuan favorit wisatawan tentunya tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. diperlukan promosi yang intens dan inovatif untuk memajukan pariwisata di Medan.

“Kita tidak mungkin sekejap menjadikan Kota Medan sebagai kota pariwisata seperti Bali, Jawa Barat maupun kota-kota lain di Indonesia yang telah memiliki tempat pariwisata. Itu tidak mudah, tapi kami mohon waktu kepada seluruh masyarakat untuk mencoba terus mengembangkan wisata di Kota Medan melalui pembangunan infrastruktur dan fisik,” kata Bobby Nasution

Data yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Medan, banyak bangunan sejarah yang memiliki potensi wisata di Kota ini. Istana Maimun di Jalan Brigjen Katamso adalah salah satu dari beberapa objek wisata yang banyak menarik perhatian wisatawan mancanegara. Istana yang mempunyai arsitektur indah ini merupakan saksi sejarah Kesultanan Deli. Di dalam Istana Maimun juga banyak barang-barang antik peninggalan Sultan, hadiah kerajaan hingga perhiasan mewah.

Tidak jauh dari Istana Maimun juga terdapat Masjid Raya Al Mashun. Masjid ini juga menjadi saksi sejarah kebesaran Kesultanan Deli pada kepemimpinan Sultan ke-9, Sultan Ma’mun Al Rashid.

Masjid Raya Al Mashun dibangun sejak 1906 dengan bahan bangunan yang diimpor langsung dari negara penghasil terbaiknya, seperti marmer dari Italia dan Jerman, kaca patri dari Cina, dan lampu gantung dari Prancis. Campuran desain arsitektur Maroko, Eropa, Melayu dan Timur Tengah sukses menyulap Masjid Raya Al Mashun menjadi sangat menarik dan artistik.

Selain itu, rumah Tjong A Fie di Jalan A Yani juga destinasi yang merupakan magnet kuat bagi wisatawan. Rumah pengusaha sukses asal Tiongkok terletak di kawasan kota tua Medan yang memiliki arsitektur ala Eropa dan campuran desain Tiongkok. Di dalam rumah ini juga terdapat perabotan lama dan antik yang tertata rapi.

Banyak lagi objek wisata bangun bersejarah di Medan. Di antaranya Kuil Shri Mariamman di Jalan Teuku Umar yang merupakan kuil Hindu tertua yang ada di Kota Medan dan dibangun sejak 1884. Dinding luar kuli ini dihiasi dengan relief warna-warni dan diperindah dengan patung-patung. Keindahan relief dan arsitektur kuil ini menjadi daya tarik sekaligus ciri khas kuil itu. Di kuil ini, sering pula dilakukan upacara Deepavali dan Thaipusam.

BACA JUGA  Bangunan Tak Berizin di Jalan Rajawali Disegel, Wali Kota Medan Diapresiasi

Ada lagi objek wisata menarik perhatian wisatawan yakni Graha Maria Annai Velangkanni yang terletak di Jalan Sakura III, Medan Tuntungan. Bangunan ini merupakan gereja Katolik bergaya India-Mughal yang dibuka pada tahun 2005. Sejarah panjang umat Katolik India Tamil di Medan pada akhir abad 19 terkandung dalam bangunan yang artistik ini.

Berbagai bangunan bersejarah yang unik dan artistik terus dipromosikan dengan berbagai cara. Di antaranya, Bobby Nasution menggelar Medan Berkah Wisata Rally 2022. Di dalam ajang ini, peserta diwajibkan melakukan cek poin di tempat-tempat wisata yang ada di Medan. Selain rally, peserta mendapatkan pengetahuan tentang tempat-tempat bersejarah di Medan.

Selain itu, Bobby Nasution juga membuktikan totalitasnya dengan melakukan adegan drifting bersama drifter nasional Akbar Rais untuk kebutuhan pengambilan gambar film yang mempromosikan wisata Medan. Pengambilan gambar yang dilakukan pada akhir Juli 2022 selama tiga hari berturut-turut itu dilakukan pada malam hari di jalan dekat objek-objek wisata Medan.

Di antaranya rumah Tjong A Fie Mansion, kawasan bersejarah Kesawan, Balai Kota, seputaran Lapangan Merdeka, Masjid Raya, dan Istana Maimun. Pengambilan gambar aksi drifting yang menegangkan berpadu dengan keindahan suasana malam di sekitar bangunan-bangunan bersejarah ini dalam film ini menjadi promosi yang apik bagi Medan.

Salah satu adegan yang cukup unik adalah aksi drifting yang dilakukan di depan Istana Maimun. Dalam adegan itu, aksi drifting mengitari beberapa penari tradisional. Keindahan arsitektur Istana Maimun dan kekayaan ragam budaya di Medan terasa menonjol dalam adegan itu.

Selain mempromosikan objek wisata Medan, film yang menampilkan adegan drifting Bobby Nasution bersama drifter nasional Akbar Rais itu sekaligus membuktikan keberhasilan pembenahan infrastruktur jalan di Medan berlangsung dengan baik. Soalnya, tidak mungkin aksi drifting bisa dilakukan di jalanan yang kondisinya tidak baik.

Berbagai upaya meningkatkan pariwisata di Medan ini akan terus dilakukan dengan mengedepankan kolaborasi antara perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan maupun eksternal. Tujuan pembangunan wisatawan ini, sebagaimana dikatakan Bobby Nasution, tidak lain tidak bukan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Medan. (budi triono)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis
AKP Sunipan Gurusinga, S.H.: Polisi Pembaharu yang Humanis, Hadir Nyata di Tengah Rakyat
Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Apel Patroli KRYD Skala Besar Sabtu Malam
Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu
Yusnar Albanjari Jabat Sekretaris JMSI Sergai–Tebing Tinggi
Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA
PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:03 WIB

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Apel Patroli KRYD Skala Besar Sabtu Malam

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:18 WIB

Yusnar Albanjari Jabat Sekretaris JMSI Sergai–Tebing Tinggi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA

Berita Terbaru

Sumatera Utara

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:03 WIB