Buru, TRIBRATA TV
Maraknya praktek Kejahatan pertambangan ilegal di wilayah Kabupaten Buru, Maluku, semakin memburuk dan bertambah parah. Kerusakan lingkungan terjadi dimana-mana sementara fungsi pengawasan dan penegakan hukum terus melemah dan menurun.
Sejumlah alat berat beraktivitas secara bebas melakukan penggarukan material emas di kawasan pertambangan Gunung Nona dan wilayah tambang air Pamali terus merusak lingkungan dan alam sekitarnya oleh penambangan liar yang tidak bertanggung jawab.
Kondisi ini memperparah dan memperkeruh dibiarkan aktivitas pertambangan ilegal terus merajalela di negri yang dijuluki Bupolo tanpa pengawasan maupun penegakan hukum yang ketat dan efektif dari Pemerintah dan DPR serta Aparat Penegakan hukum (APH).
Sumber terpercaya inisial R melaporkan kepada media Tribrata TV, Selasa (2/6/2026), aktivitas pertambangan ilegal dikedua wilayah tersebut semakin gencar beroprasi. Alat berat berjenis Eksavator tampil terdepan sebagai wajah pengrusak alam dan lingkungan di daerah para mafia tambang itu.
Warga membandingkan jikalau tambang Gunung Botol disisir habis aparat penegak hukum, mengapa tambang Gunung Nona tindak disisir dan dibiarkan. “Ada apa, ini bagaikan drama film layar tancap”, tandas R (Malik Masuku)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









