Yogyakarta,TRIBRATA.TV – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menyelenggarakan kegiatan “Move With Culture: Gerak Bersama, Merawat Budaya” pada Jumat (1/5/2026) di kawasan Tugu Jogja hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional.
Acara ini mengusung konsep cultural fun walk yang memadukan aktivitas olahraga dengan edukasi budaya serta pemanfaatan ruang publik secara positif. Peserta diajak berjalan kaki menyusuri kawasan Malioboro sambil mengenal nilai sejarah dan budaya yang berkembang di wilayah tersebut.
Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB dengan registrasi peserta di Hotel 101 Yogyakarta Tugu, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta fun walk. Rute yang dilalui meliputi Jalan Margo Utomo, Malioboro, hingga Titik Nol Kilometer.
Setibanya di lokasi akhir, peserta disuguhi berbagai kegiatan seperti flashmob, permainan interaktif, serta pertunjukan seni tradisional dan kontemporer. Sejumlah kesenian yang ditampilkan antara lain Reog dan Jathilan, serta penampilan komunitas seni dan musisi jalanan Malioboro.
Memasuki siang hingga sore hari, rangkaian acara dilanjutkan dengan hiburan dan penampilan khusus. Kegiatan kemudian ditutup dengan “Run & Move With Jogja 10K” yang mengajak peserta berlari melintasi kawasan ikonik Kota Yogyakarta. Seluruh rangkaian acara dipusatkan di Titik Nol Kilometer dan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, mengatakan kegiatan ini tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ruang publik sebagai ruang budaya.
“Malioboro adalah ruang publik milik bersama, sehingga ada tanggung jawab kolektif untuk menjaganya. Melalui kegiatan ini, kami ingin membiasakan masyarakat hidup sehat sekaligus disiplin menjaga kebersihan dan ketertiban,” ujarnya.
Selain itu, peserta didorong mengenakan busana tradisional seperti kebaya dan surjan sebagai bentuk pelestarian budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menargetkan partisipasi ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas budaya, komunitas olahraga, hingga generasi muda. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat memperkuat identitas Yogyakarta sebagai kota budaya sekaligus menciptakan ruang publik yang aktif, sehat, dan inklusif.(Didik)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









