Timor Tengah Selatan, TRIBRATA TV
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Paskah 2026, Polres Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan “Semana Santa Turangga-2026.
Operasi diawali dengan apel yang dipimpin Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen dan diikuti jajaran TNI-Polri serta berbagai instansi terkait. Peserta apel terdiri dari personel gabungan, antara lain satu peleton Kodim 1621 TTS, Sat Samapta, Sat Lantas, gabungan staf Polres, serta personel dari fungsi Reskrim, Intelkam, Narkoba, dan Tahti.
Selain itu, turut dilibatkan unsur pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti Satpol PP, Dishub, BPBD, Senkom, dan Banser.
Apel ini juga dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya perwakilan Pemerintah Kabupaten TTS, unsur DPRD, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Soe, serta instansi terkait lainnya, termasuk tokoh agama dari Majelis Efata Soe dan Dewan Pastoral Paroki Mater Dolorosa Soe
Dalam amanat Kapolda NTT yang dibacakan Kapolres TTS, mengapresiasi seluruh pihak atas keberhasilan pengamanan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang berjalan aman dan kondusif.
Selain itu dalam amanat tersebut menekankan perayaan Paskah memiliki makna spiritual yang penting bagi masyarakat NTT yang mayoritas beragama Kristen, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat serta aktivitas keagamaan yang perlu diantisipasi secara maksimal.
Operasi “Semana Santa Turangga-2026” akan berlangsung selama 15 hari, terhitung mulai 1 April 2026 hingga 15 April 2026. Dalam pelaksanaannya, disiapkan 85 pos pengamanan yang terdiri dari 38 Pos Pengamanan, 26 Pos Pelayanan, dan 21 Pos Terpadu, dengan total kekuatan 3.227 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait.
Pengamanan difokuskan pada 1.113 gereja di seluruh wilayah NTT, dengan 432 gereja di antaranya menjadi prioritas utama. Selain ibadah di dalam gereja, aparat juga akan mengamankan kegiatan prosesi keagamaan di luar gereja seperti pawai dan arak-arakan.
Kapolres Dorizen menegaskan pentingnya pemetaan potensi kerawanan untuk mencegah gangguan keamanan, termasuk konflik sosial, kejahatan konvensional, hingga potensi bencana alam. Selain itu, pengaturan lalu lintas, keselamatan pelayaran, serta sinergi lintas sektor juga menjadi perhatian utama dalam operasi ini.
“Mari kita jaga sinergitas dan soliditas untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Kapolres.
Dengan digelarnya apel ini, Polres TTS menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan seluruh rangkaian perayaan Paskah, sehingga umat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat. (Efan Baitanu)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









