Sitaro, TRIBRATA TV
Menyambut peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025, Pemerintah Daerah terus mengintensifkan koordinasi antarinstansi. Bupati dan Wakil Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM dan Heronimus Makainas, SE.,MM melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda), Ir. Novia Tamaka, memimpin langsung rapat kerja terkait persiapan teknis dan konseptual upacara yang akan digelar secara khidmat dan penuh makna.
Rapat yang berlangsung pada Rabu (28/5/2025) di Ruang Kerja Asisten I tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan Forkopimda, OPD terkait, dan perwakilan dari organisasi masyarakat. Dalam arahannya, Novia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menyukseskan agenda nasional ini. “Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi momentum strategis memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Persiapan upacara kali ini diarahkan tidak hanya pada aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga pada substansi pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Novia menyampaikan bahwa tema yang diusung harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan relevan dengan kondisi kebangsaan saat ini. “Pancasila adalah pondasi kita bersama. Mari kita rayakan dengan cara yang menyatukan, bukan sekadar formalitas,” tambahnya.
Materi yang diangkat dalam rapat tersebut juga menyentuh pentingnya pelibatan generasi muda dalam proses peringatan. Dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, dan komunitas pemuda, diharapkan nilai-nilai Pancasila tidak hanya dikenang, tetapi juga diinternalisasi dan diteruskan. “Generasi muda harus berada di garis depan pewarisan nilai-nilai luhur ini,” tegas Novia.
Selain membahas teknis upacara seperti lokasi, susunan acara, dan protokol, rapat juga menyinggung pentingnya pemanfaatan media digital untuk menyebarluaskan semangat Pancasila kepada khalayak yang lebih luas. Pemerintah mendorong publikasi kreatif melalui media sosial, video dokumenter, dan kampanye daring yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Rapat kerja ini menandai dimulainya tahap finalisasi yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan ketelitian. “Kita tidak hanya bicara tentang kesiapan fisik, tapi juga kesiapan batin untuk memaknai Pancasila dalam tindakan nyata,” ungkap Novia di akhir rapat. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak melihat kegiatan ini sebagai rutinitas, melainkan sebagai amanah kebangsaan.
Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Daerah berkomitmen menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 yang berkesan, inspiratif, dan menjadi pengingat akan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Seperti yang diutarakan Novia Tamaka, “Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tapi untuk dihidupkan dalam keseharian kita.” (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








