Halangi Pemasangan Plang, Warga Gowa Dikeroyok dan Dibusur

- Editorial Team

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa, TRIBRATA TV

Aksi kekerasan Kembali terjadi di wilayah Romangpolong Kabupaten Gowa, Kamis (28/5/2026). Seorang pria berinisial RZ (50) menjadi korban pembusuran dan dugaan pengeroyokan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) saat berusaha menghalangi pemasangan plang di lahan yang diklaim sebagai milik keluarganya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, sejumlah orang mendatangi lokasi untuk memasang plang di area tanah yang disebut merupakan hak ahli waris sekaligus aset milik PT. Karya Safira yang telah memiliki sertifikat kepemilikan.

Korban yang berada di lokasi disebut berinisiatif mencabut plang tersebut. Namun tindakan itu diduga memicu ketegangan hingga berujung pengejaran dan aksi pengeroyokan oleh kelompok OTK.

BACA JUGA  Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Petugas TPR Pantai Parangtritis,Motif Dendam

Dalam insiden tersebut, RZ mengalami luka akibat terkena anak busur pada bagian tulang rusuk sebelah kiri dan langsung mendapatkan penanganan medis di salah satu rumah sakit.

Keluarga korban menyebut kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Gowa dengan nomor laporan: STTLP/B/738/V/2026/SPKT/ POLRES GOWA/POLDA SULSEL/28 Mei 2026 yang diterima sekitar pukul 19.35 WITA.

Dalam laporan polisi itu, peristiwa tersebut dilaporkan sebagai dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Pasal 262, dengan lokasi kejadian disebut berada di Jalan Paraikatte, Kabupaten Gowa.

BACA JUGA  Fauzi Bantah Aniaya Oknum Wartawan

Insiden ini memicu reaksi keras dari pihak keluarga korban. Mereka meminta aparat penegak hukum bergerak cepat mengusut pelaku dan motif di balik penyerangan tersebut.

“Kami berharap kejadian yang menimpa keluarga kami diusut tuntas agar pelaku-pelaku segera ditangkap sesuai hukum yang berlaku,” ujar RK, pihak keluarga korban, Jumat (29/5/2026).

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, terkait identitas pelaku maupun motif pembusuran yang terjadi di lokasi lahan tersebut.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (Edi Hamzah)

BACA JUGA  Pejambret Ponsel Diringkus Polres Bengkalis

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Terbaru

Hukum

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:20 WIB