Sitaro, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro menyampaikan rasa syukur atas respon cepat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terhadap laporan kondisi korban erupsi Gunung Ruang. Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE., M.M mengungkapkan pertemuan dengan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB membawa harapan besar bagi masyarakat Tagulandang.
Dari sisi BNPB, proses penanganan bencana ini menjadi prioritas nasional. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melalui Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Jarwansah, S.Pd., M.AP., M.M. menyatakan dokumen dari pemerintah daerah sudah diterima secara lengkap dan akan segera ditindaklanjuti. Koreksi akhir terhadap dokumen dimulai hari ini, Rabu 30 April 2025.
Bagi warga terdampak erupsi, kabar ini seperti angin segar di tengah ketidakpastian. Mereka berharap bantuan yang dijanjikan segera tiba. “Kami sudah cukup lama menunggu. Semoga dengan adanya keputusan dari BNPB ini, kami bisa segera bangkit,” ujar Lince Boham. warga Tagulandang yang rumahnya rusak ringan.
Dampak erupsi juga dirasakan secara ekonomi, terutama bagi pedagang dan petani lokal. Bantuan tahap pertama dari BNPB yang akan segera dicairkan diyakini akan menggerakkan kembali roda perekonomian yang sempat terhenti akibat bencana.
Secara sosial, langkah cepat BNPB dan koordinasi erat dengan Pemda menjadi simbol perhatian negara terhadap korban bencana. Bantuan berupa dana dan material bangunan seperti seng adalah kebutuhan mendesak bagi banyak keluarga yang kini tinggal di pengungsian.
Pihak Bank Mandiri disebut dalam rencana distribusi bantuan, karena akan menjadi mitra pencairan dana. Dalam waktu dekat, rekening penerima akan dibuka dan dana secara bertahap dicairkan. Proses ini diharapkan transparan dan akuntabel.
Langkah BNPB menunjukkan sistem kebijakan bencana yang mulai membaik. Validasi data penerima bantuan menjadi upaya penting agar tidak ada warga terdampak yang terabaikan. “Data akurat adalah kunci keadilan bantuan,” ujar pengamat media, Pemred Tribrata TV, Edrin Nasution.
Meski tak semua warga masuk dalam daftar penerima bantuan tahap pertama, pemerintah mengimbau masyarakat untuk bersabar. Proses penyaluran akan dilakukan bertahap agar sesuai dengan kategori kerusakan masing-masing rumah.
Di akhir pernyataannya, Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur. Dalam suasana penuh cobaan ini, kehadiran negara dirasakan nyata. “Mari kita jaga semangat, saling bantu, dan percaya bahwa bantuan akan segera tiba,” pungkas Makainas dengan penuh harap. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online







