Sleman, TRIBRATA TV
Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan terjadinya guguran lava pijar yang terekam jelas melalui kamera pengawas (CCTV) pada Jumat (27/3/2026) malam.
Berdasarkan pantauan visual dari pos pemantauan Lik P Farm, luncuran lava pijar terlihat mengalir dari area kawah menuju lereng barat daya sekitar pukul 21.03 WIB. Rekaman menunjukkan aliran material pijar berlangsung beruntun dalam kurun waktu singkat, yakni antara pukul 21.03.05 hingga 21.03.31 WIB.
Dalam rekaman tersebut, intensitas guguran terpantau cukup tinggi dengan arah dominan menuju hulu Kali Bebeng dan Kali Krasak. Selain visual yang jelas, suara gemuruh dari material yang meluncur juga terdengar cukup keras, menandakan adanya aktivitas runtuhan dari kubah lava di puncak gunung.
Pos pemantauan mencatat lokasi kamera berada sekitar 8,2 kilometer dari puncak Merapi, sehingga visual yang terekam dinilai cukup representatif untuk menggambarkan kondisi aktivitas gunung api tersebut.
Hingga saat ini, belum ada laporan dampak langsung terhadap permukiman warga. Namun, masyarakat di wilayah rawan bencana, khususnya di sektor barat daya, diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi guguran lava dan awan panas susulan.
Pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Merapi guna mengantisipasi kemungkinan eskalasi yang dapat membahayakan keselamatan warga di sekitar lereng.(Didik)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online




















