Redamkan Aksi, Kapolres Batu Bara Ajak Dialog Pengunjuk Rasa

- Editorial Team

Jumat, 27 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, TRIBRATA TV
Aliansi mahasiswa dan pemuda Batu Bara melakukan unjuk rasa tolak RUU KUHP dan RUU KPK. Sebelum berorasi di gedung DPRD Batu Bara, mereka memulai orasi di pinggir Jalinsum depan Kantor Koramil Lima Puluh, dan berjalan long march menuju kantor DPRD Batu Bara, Jumat (27/9/2019).

Namun karena tidak seorangpun pimpinan dan anggota dewan hadir membuat suasana unjuk rasa sempat memanas. Pengunjukrasa memaksa masuk ke gedung dewan namun karena saat itu tidak ada wakil rakyat yang berada di DPRD keinginan mereka tidak dapat diakomodir.

Merasa diacuhkan sempat terjadi adu mulut yang dilanjutkan aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dengan personil Polres Batu Bara dan Sat Pol PP Batu Bara.

BACA JUGA  APBD Kepri Tahun Anggaran 2024 Disahkan Sebesar Rp4,329 Triliun

Keadaan tersebut tidak berlangsung lama karena Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang, SH. M. Hum yang tiba dilokasi, menyejukkan dan meminta pengunjukrasa tenang. Kapolres juga menawarkan diri berdialog dengan pengunjukrasa.

Action simpatik yang dilakukan Robin Simatupang mampu mendinginkan suasana yang sempat memanas. Massa pengunjukrasa menerima permintaan Kapolres untuk berdialog sembari duduk tanpa alas di lantai teras gedung DPRD Batu Bara, berdialog layaknya seorang anak dengan ayahnya.

Meski telah diberitahukan tidak ada seorangpun wakil rakyat di dalam gedung dewan namun pengunjukrasa tetap pada pendirian agar diijinkan masuk ke dalam gedung.

BACA JUGA  FPII Sayangkan DPRD Labuhanbatu Usir Jurnalis Saat RDP

Setelah berunding dengan Sekretaris DPRD Zainuddin akhirnya dengan pengawalan polisi akhirnya seluruh pengunjukrasa dibenarkan masuk ke dalam gedung.

Bersama Kapolres dan Sekretaris Dewan, pengunjukrasa masuk dengan tertib dan menuju ruang rapat paripurna.

Disana para pengunjukrasa duduk layaknya pimpinan dewan dan anggota dewan seolah-olah tengah bersidang, dengan mengetok palu sidang.

Kurang lebih 7 menit kemudian seluruh pengunjukrasa yang diperkirakan sekitar 60 orang dengan tertib keluar dari gedung dewan.

Sekedar diketahui sebelum masuk ke dalam gedung dewan, pengunjukrasa dalam orasinya menyampaikan 4 point aspirasi diantaranya tolak kembali UU KPK, RUU KUHP, dan RUU lainnya yang tidak pro terhadap rakyat, bangsa dan negara.

BACA JUGA  Gagal Dapat Bantuan Alsintan, Kelompok Tani Minta Kembalikan Rp62 Juta dari Staf Anggota DPRD Takalar

Selanjutnya sekitar pukul 16.55 Wib massa pengunjukrasa membubarkan diri meninggalkan gedung DPRD Batu Bara dengan tertib.(Sholeh Pelka)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Berita Terbaru