Banyuwangi, TRIBRATA TV
Rohayah, istri Kepala Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi menganiaya dan mengancam seorang warganya. Ia mencekik leher Miswah dan menendang perutnya.
Dadang, suami korban menceritakan, peristiwa itu berawal ketika mertuanya dituduh memiliki ilmu santet sehingga terjadi percekcokan antara istrinya dan Rohayah, pekan lalu.
Dalam percekcokan itu, tiba-tiba Rohayah mencekik dan menendang perut Miswah, padahal Miswah istri baru melahirkan. Akibatnya Miswah sempat pingsan akibat penganiayaan itu.
Saat percekcokan Rohayah sempat mengancam dengan mengeluarkan kata-kata “tak habis uang Rp100 juta untuk membunuhmu”.
Menanggapi kejadian ini, suami Rohayah yang juga Kepala Desa
Badean, Nursamsi membenarkan istrinya menganiaya salah seorang warganya.
Menurutnya, istrinya sedang mengalami depresi berat sejak beberapa waktu lalu. Ia bahkan menunjukan surat rujukan terkait kejiwaan istrinya.
Nursamsi mengaku sudah mendatangi rumah Miswah bersama Kaur Kesra, Maskur. Hal ini dibenarkan Maskur. “Benar Pak Kades dan saya datang kerumah korban untuk meminta maaf kepada korban supaya masalah ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan, karena istri pak kades mengalami dispresi berat,” katanya, Kamis (25/3/2021).
Saat ditanya tentang kejiwaan istrinya, Nursamsi mengatakan, :ya seperti itulah mas banyak sekali permasalahan, jadi istri saya depresi, mungkin saat kejadian dia sedang melampiaskan emosinya dan tidak bisa mengkontrol kejiwaannya”. (tim).
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









