Embung Jebol di Taput, Lima Rumah Tenggelam Hingga Atap, Warga Minta Perhatian Pemerintah

- Editorial Team

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara, TRIBRATA TV

Lima rumah warga di Dusun Harangan Bagasan, Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, terendam banjir hingga mencapai atap rumah akibat jebolnya embung pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Selain rumah, dua unit mobil dan tiga sepeda motor ikut terendam. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Gelombang air yang tiba-tiba datang membawa arus kuat membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka. Hingga siang hari, air masih belum surut karena saluran air atau gorong-gorong diduga tersumbat, diperparah oleh tingginya intensitas hujan yang sudah berlangsung hampir dua minggu terakhir.

BACA JUGA  RDP DPRD, Pemkab Taput dan Sarulla Operations Limited Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

TONTON VIDEONYA


Para pemilik rumah yang terdampak ialah J. Pasaribu, P. Pasaribu, M. Pasaribu, H. Sitompul, M. Sinaga, dan P. Siregar. Seluruh keluarga kini mengalami kerugian besar, meskipun jumlah total kerugian belum dapat dipastikan.

Warga sekitar mengecam keberadaan embung yang dibangun kepala desa, karena dinilai menjadi penyebab utama banjir yang menenggelamkan rumah-rumah mereka. Masyarakat menilai embung tersebut tidak memiliki drainase yang memadai sehingga tidak mampu menahan debit air saat hujan deras.

BACA JUGA  Lapor Bu Walikota Tanjungpinang, Perumahan Griya Puspandari Selalu Banjir

“Kami sangat dirugikan, tidak satu pun barang yang bisa diselamatkan. Kami meminta perhatian serius dari pemerintah,” ujar salah satu warga yang rumahnya terendam.

Hingga berita ini diterbitkan, warga berharap pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara segera turun tangan untuk melakukan penanganan, mulai dari pembersihan gorong-gorong yang tersumbat hingga evaluasi pembangunan embung yang dianggap bermasalah. (Wahyu Hutabarat)

BACA JUGA  Tinjau Lokasi Banjir, Kapolres Merangin Dirikan Posko dan Bantu Evakuasi Warga

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat
Halangi Pemasangan Plang, Warga Gowa Dikeroyok dan Dibusur
Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani Sleman, Ahli Pertanyaan Dugaan Gas Metana

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:15 WIB

Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!