Tapanuli Utara, TRIBRATA TV
Pembangunan jembatan Aek Mangadian di Desa Manalu Dolok Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, menjadi solusi nyata bagi keterisolasian lahan pertanian di kawasan Kemeyan. Dengan panjang 9 meter dan lebar 2 meter, jembatan yang dibangun menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2023 ini mempersingkat waktu tempuh petani dari lebih satu jam menjadi hanya 10–15 menit menggunakan sepeda motor.
Kepala Desa Manalu Dolok, Pardomuan Manalu, pada Senin (26/5/2025) menjelaskan jembatan ini dibangun untuk mendukung sektor pertanian yang sempat tertinggal akibat sulitnya akses, terutama saat musim hujan.
“Ini sangat membantu percepatan aktivitas pertanian. Petani kini bisa mengangkut alat dan pupuk dengan kendaraan roda dua, sesuatu yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan,” jelasnya.
Dibangun di atas Sungai Aek Mangadian yang berkedalaman sekitar 15 meter, jembatan ini kini membuka kembali akses ke lahan-lahan produktif yang sebelumnya terbengkalai. Dampaknya, aktivitas pertanian kembali menggeliat dan hasil panen lebih cepat sampai ke pasar.
“Ini bukan sekadar jembatan, tapi penghubung harapan,” tambah Pardomuan.
Pembangunan Jembatan Aek Mangadian menjadi bukti penggunaan Dana Desa yang tepat sasaran mampu memberi dampak signifikan, khususnya dalam mendukung perekonomian warga melalui sektor pertanian. (Wahyu Hutabarat)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









