Barito Utara, TRIBRATA TV
Seorang warga pemilik rumah yang berdampingan dengan halaman SDN 1 Muara Inu Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah, protes atas rencana pembangunan rumah guru.
Pasalnya, penempatan bangunan rumah dinas tersebut menutupi pemandangan halaman sekolah, sehingga sekolah akan terlihat kumuh.
“Selain itu bangunannya juga sangat mepet dengan sumur kami, sehingga dikhawatirkan jika dibangun septik tank dan saluran air akan mencemari sumur,” kata Raihanah, Sabtu (20/9/2025).
Menurutnya, walau bangunan itu berada di areal sekolah, namun seharusnya pihak sekolah permisi pada para tetangga.
“Disamping bangunan sekolah masih ada tanah kosong tapi kenapa mendirikan rumah guru persis di depan halaman, kan menutupi pandangan di depan halaman sekolah,” ujar Raihanah yang juga menjabat Ketua BPD Desa Muara Inu lagi.
Ia mengaku sempat menyampaikan keberatannya kepada kepala sekolah. Namun protesnya itu justru berujung cekcok.
“Kepala sekolah bukannya memberikan solusi tapi justru menantang dengan melontarkan kata-kata ‘saya yang berwenang disini’,” tambahnya.
Dikatakannya jika dilihat dari posisi jalan, pembangunan rumah dinas itu menghilangkan estetika karena halaman dan bangunan sekolah tertutup sehingga terkesan kumuh.
“Inilah kalau kepala sekolah tidak mau menghargai komite sekolah, seharusnya ia berkordinasi, sehingga tidak terjadi protes dari warga,” kata seorang wali murid. (Nelta Efendi)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









