Omzet Anjlok 70%, Pedagang Pasar Pakem Desak Disperindag Sleman Bertindak Nyata

- Editorial Team

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman, TRIBRATA TV

Omzet pedagang di Pasar Pakem, Kabupaten Sleman, dilaporkan merosot tajam hingga lebih dari 70 persen. Kondisi ini memicu kekecewaan para pedagang yang menilai upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman belum memberikan dampak signifikan.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pakem, Sarmidi, menyebut penurunan pendapatan sudah berlangsung cukup lama dan semakin terasa dalam beberapa bulan terakhir.

Menurutnya, program yang digagas Disperindag belum mampu mendongkrak daya beli maupun jumlah pengunjung.

“Omzet turun lebih dari 70 persen. Pedagang, terutama pakaian, paling terdampak. Program yang ada belum terasa hasilnya,” ujar Sarmidi, Rabu (25/2/2026).

BACA JUGA  3 Warga Tewas dalam Kebakaran Pasar Oinlasi TTS

Ia juga menyoroti ketimpangan antara pedagang yang berjualan di dalam pasar dan yang berjualan di luar area pasar.

Disebutkan, pendapatan pedagang di luar pasar hampir sama dengan pedagang resmi di dalam pasar, padahal pedagang luar tidak dikenai retribusi.

“Kalau dibiarkan, ini merugikan pedagang di dalam pasar dan pemerintah daerah juga berpotensi kehilangan pendapatan karena tidak ada retribusi dari pedagang luar,” tegasnya.

BACA JUGA  Pj. Bupati Bersama Kapolres Maluku Tengah Sidak Pasar

Para pedagang berharap Disperindag Sleman segera menghadirkan solusi konkret yang mampu menghidupkan kembali pasar tradisional, baik melalui penataan ulang pedagang, pengawasan retribusi, maupun strategi promosi yang efektif untuk menarik kembali pembeli.

Pasar tradisional selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat di Sleman. Namun tanpa langkah strategis dan pengawasan yang konsisten, para pedagang khawatir kondisi lesu ini akan terus berlanjut dan mengancam keberlangsungan usaha mereka.(Didik)

BACA JUGA  Kejari Toba Gelar Rakor Pakem

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Aliansi Nelayan Unjuk Rasa di DPRD Kepri: Desak Cabut Izin dan Hentikan Aktivitas Tambang Pasir Laut
HUT ke-19 Sitaro, Momentum Bangkit dari Tantangan: Pesan Gubernur Sulut untuk Masyarakat Kepulauan
Pancasila, Kebangkitan Nasional dan HUT Ke-19 Sitaro Menyatu dalam Semangat “Pulih, Bersatu dan Bangkit”
Kapolres Buton Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Peringati Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Sitaro Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Ketahanan Pangan
Hari Lahir Pancasila, Polres Bintan Teguhkan Komitmen Menjaga Persatuan Bangsa
Di Tengah Berbagai Ujian, Sitaro Bangkit Raih Opini WTP dari BPK RI
Proyektil Bekas Ditemukan Berserak di Depan SPBU Sidoarjo

Berita Lainnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Aliansi Nelayan Unjuk Rasa di DPRD Kepri: Desak Cabut Izin dan Hentikan Aktivitas Tambang Pasir Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:07 WIB

HUT ke-19 Sitaro, Momentum Bangkit dari Tantangan: Pesan Gubernur Sulut untuk Masyarakat Kepulauan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:37 WIB

Pancasila, Kebangkitan Nasional dan HUT Ke-19 Sitaro Menyatu dalam Semangat “Pulih, Bersatu dan Bangkit”

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:02 WIB

Kapolres Buton Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 22:14 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Sitaro Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!