Sleman, TRIBRATA TV
Omzet pedagang di Pasar Pakem, Kabupaten Sleman, dilaporkan merosot tajam hingga lebih dari 70 persen. Kondisi ini memicu kekecewaan para pedagang yang menilai upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman belum memberikan dampak signifikan.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pakem, Sarmidi, menyebut penurunan pendapatan sudah berlangsung cukup lama dan semakin terasa dalam beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, program yang digagas Disperindag belum mampu mendongkrak daya beli maupun jumlah pengunjung.
“Omzet turun lebih dari 70 persen. Pedagang, terutama pakaian, paling terdampak. Program yang ada belum terasa hasilnya,” ujar Sarmidi, Rabu (25/2/2026).
Ia juga menyoroti ketimpangan antara pedagang yang berjualan di dalam pasar dan yang berjualan di luar area pasar.
Disebutkan, pendapatan pedagang di luar pasar hampir sama dengan pedagang resmi di dalam pasar, padahal pedagang luar tidak dikenai retribusi.
“Kalau dibiarkan, ini merugikan pedagang di dalam pasar dan pemerintah daerah juga berpotensi kehilangan pendapatan karena tidak ada retribusi dari pedagang luar,” tegasnya.
Para pedagang berharap Disperindag Sleman segera menghadirkan solusi konkret yang mampu menghidupkan kembali pasar tradisional, baik melalui penataan ulang pedagang, pengawasan retribusi, maupun strategi promosi yang efektif untuk menarik kembali pembeli.
Pasar tradisional selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat di Sleman. Namun tanpa langkah strategis dan pengawasan yang konsisten, para pedagang khawatir kondisi lesu ini akan terus berlanjut dan mengancam keberlangsungan usaha mereka.(Didik)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








