Duga Bantuan Dana Desa Tidak Tepat Sasaran Warga Fatubaa Ancam Segel Kantor Desa

- Editorial Team

Sabtu, 23 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belu, TRIBRATA TV

Anggota Kelompok Tani Merpati Desa Fatubaa Kabupaten Belu, NTT mendesak Penjabat Kepala Desa untuk menyerahkan bantuan traktor yang seharusnya mereka terima. Bantuan itu hingga kini hanya dipakai oknum aparat desa untuk kepentingan pribadinya.

“Para anggota Kelompok Tani Merpati tidak pernah bisa memakai traktor bantuan itu, padahal bantuan itu diberikan kepada kelompok tani,” kata Aleksander Kali, salah seorang tokoh masyarakat Desa Fatubaa, di rumahnya di Dusun Raeksoruk, RT/RW 003/003 Desa Fatubaa pada Kamis (22/12/2023) kemarin.

Diceritakan Aleksander, sebelumnya mereka membentuk kelompok tani untuk mendapatkan bantuan traktor yang menggunakan dana desa. Namun begitu cair, bantuan itu tidak pernah bisa digunakan para anggota kelompok tani.

Penjabat Kepala Desa, Emanuel Marok justru mengeluarkan para warga itu dari anggota Kelompok Tani Merpati dan menjadikan bantuan traktor itu untuk kepentingan pribadinya.

BACA JUGA  Bupati Timor Tengah Selatan Kukuhkan Forum Anak Kabupaten

“Karena dikeluarkan dari Kelompok Tani Merpati, kami bentuk lagi kelompok tani baru bernama Kelompok Tani Lanusikun dengan harapan bantuan traktor itu bisa dipergunakan, tapi ternyata tidak juga,” ujarnya.

Menurutnya pada hari Senin 18 Desember lalu, ada pembagian bantuan kepada masyarakat di Kantor Desa Fatubaa, tetapi yang menerima bantuan bukannya kelompok tani atau masyarakat yang membutuhkannya tetapi aparat desa.

“Oleh karena itu kami meminta kepada penjabat Kepala Desa dan aparatnya untuk mengklarifikasinya,” tegasnya lagi.

Ia juga menyayangkan Anggota DPRD kabupaten Belu Daerah Pemilihan Belu 3, Edmundus N Tita yang berjanji akan datang ke kantor Desa Fatubaa pada Kamis (22/12/2023) untuk mempertanyakan hal itu kepada penjabat Kepala Desa dan aparatnya tetapi hingga sore hari ternyata ia tidak datang.

Dikatakannya, masyarakat merasa ditipu sehingga meminta Bupati dan Wakil Bupati Belu untuk menegur Penjabat Kepala Desa dan seluruh aparatnya.

BACA JUGA  Desa Narumonda V Kabupaten Toba Salurkan BLT DD Tahap III

“Kami juga meminta kepada Inspektorat Kabupaten Belu untuk mengaudit anggaran Dana Desa Fatubaa karena Penjabat Kepala Desa bersama aparatnya yang memakai anggaran itu untuk belanja traktor, motor air dan mesin rontok padi, tetapi tidak dibagikan ke kelompok tani,” ujarnya lagi.

“Kami masyarakat juga ingin tahu karena selama ini anggaran dana desa yang dikelola oleh Penjabat Kepala Desa tidak transparan dan terbuka. Bila Pemerintah Kabupaten Belu dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Belu tidak juga menindak tegas Penjabat Kepala Desa Fatubaa, kami akan menyegel kantor Desa Fatubaa,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Frederikus Seran salah satu tokoh masyarakat juga menyayangkan tindakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Fatubaa yang dalam forum mengancam masyarakat yang hadir pada saat pembagian bantuan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Kapolrestabes Medan Bantu Keluarga Kurang Mampu

“Saya sebagai tokoh masyarakat sangat menyayangkan tindakan Ketua BPD yang mengancam dengan memukul meja pimpinan saat ditanya terkait penerima bantuan bukannya masyarakat tetapi para aparat Desa yang tidak mempunyai kelompok tani,” ucapnya. (Hengki)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Kapolres Lhokseumawe Hadiri Pisah Sambut Dandim 0103/Aceh Utara, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Nasir Nurdin Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua PWI Aceh Periode 2026–2031
Mahasiswa Universitas Ibrahimmy Genteng KKN di Desa Srateng Cluring
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Sehat, Perta Arun Gas Gelar Jumat Bersih
Guru SDN 118/I Dusun Ampelu, Batang Hari Tanam Kepemimpinan Sejak Dini
Perkuat Ekonomi, Rizki Faisal Dorong Penerapan FTZ Bertahap di Seluruh Kepri
Prestasi Membanggakan! Atlet Pelajar Sitaro Harumkan Nama Daerah di O2SN Sulawesi Utara, Plt. Bupati Beri Apresiasi Tinggi
Video: Ketua DPRD Sitaro Sambut Kapolres Baru, Apresiasi Dedikasi AKBP Iwan Permadi Selama Empat Tahun Mengabdi

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kapolres Lhokseumawe Hadiri Pisah Sambut Dandim 0103/Aceh Utara, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

Nasir Nurdin Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua PWI Aceh Periode 2026–2031

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:27 WIB

Mahasiswa Universitas Ibrahimmy Genteng KKN di Desa Srateng Cluring

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:14 WIB

Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Sehat, Perta Arun Gas Gelar Jumat Bersih

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:56 WIB

Guru SDN 118/I Dusun Ampelu, Batang Hari Tanam Kepemimpinan Sejak Dini

Berita Terbaru

Peristiwa

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:23 WIB