Mahasiswa KKN Posko 8 UA Dorong Warga Desa Jenangger Olah Kulit Pisang Jadi Pupuk Organik

- Editorial Team

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, TRIBRATA TV

Balai Desa Jenangger Kecamatan Batang batang, menjadi pusat kegiatan penyuluhan dengan tema “Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang sebagai Pupuk Organik Cair”, Senin 1 September 2025.

Acara ini diikuti oleh Ketua dan anggota kelompok tani Desa Jenangger, yang hadir dengan penuh antusiasme untuk menambah wawasan mengenai inovasi pertanian ramah lingkungan.

Penyuluhan dipandu langsung oleh Andi Taufan, seorang praktisi sekaligus pemerhati pertanian berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara detail mengenai cara sederhana namun efektif dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman. Dengan penyajian materi yang jelas dan praktis, peserta dapat dengan mudah memahami setiap langkah pembuatan, mulai dari proses fermentasi hingga cara pengaplikasian pupuk pada lahan pertanian.

BACA JUGA  USAID dan Bappenas Apresiasi Kinerja Walikota Tebing Tinggi

Lebih dari sekadar penjelasan teknis, Andi Taufan juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam memandang limbah.

“Apa yang sering dianggap sebagai sampah, sesungguhnya bisa menjadi sumber daya baru jika dikelola dengan benar. Kulit pisang yang biasanya dibuang, justru memiliki kandungan kalium dan nutrisi lain yang sangat dibutuhkan oleh tanaman,” ungkapnya.

Adapun manfaat pembuatan pupuk organik cair dari kulit pisang yang disampaikan oleh Andi Taufan adalah untuk mengurangi limbah organik rumah tangga dan pertanian, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, meningkatkan kesuburan tanah karena kandungan nutrisi alami yang terkandung dalam kulit pisang.

Mendorong pertanian berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berbiaya tinggi serta berdampak buruk bagi kualitas tanah dalam jangka panjang.

BACA JUGA  KPLHI: Proses Hukum PT TIS Jalan Tempat

Dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui produksi dan pemasaran pupuk organik.

Kegiatan penyuluhan ini mendapat respon positif dari para petani. Mereka menyampaikan apresiasi karena ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat untuk mendukung produktivitas pertanian, tetapi juga mampu memberikan alternatif solusi dalam pengelolaan limbah desa.

Salah satu peserta, Ketua kelompok tani Desa Jenangger, menyatakan kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan. “Kami berharap penyuluhan ini bisa terus dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga para petani memiliki bekal ilmu dan keterampilan yang dapat langsung diterapkan di lapangan,” tuturnya.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Jenangger semakin sadar akan pentingnya inovasi dalam memanfaatkan limbah menjadi produk yang bernilai guna.

BACA JUGA  Lanjutan Pembangunan GOR Asahan Disoal Mahasiswa, Disporapar Didatangi Massa

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat desa secara keseluruhan.

Penulis: Nadiatul Fitriyah dan Khairunnisa’

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tiga Hari Buron, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Menyerahkan Diri: Polres Kepulauan Sitaro Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Kapolsek KP3 Tanjungwangi Respon Cepat Redam Kericuhan
Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Jajaran Lalu Lintas dan Pemkot Pekanbaru Tangani Dampak Banjir
Polres Merangin dan Polsek Sungai Manau Berikan Pengamanan Ekstra pada Perhelatan MTQH Ke-52
Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat
Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban
Harmonisasi Dua Rancangan Perbup, Pemkab Sitaro Matangkan Tata Kelola Arsip dan Arah Pembangunan 2027
Temu Kangen Nelayan Jawa-Bali di Pantai Bulusan: Meriah dengan Lomba Perahu Layar

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WIB

Tiga Hari Buron, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Menyerahkan Diri: Polres Kepulauan Sitaro Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Jajaran Lalu Lintas dan Pemkot Pekanbaru Tangani Dampak Banjir

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:16 WIB

Polres Merangin dan Polsek Sungai Manau Berikan Pengamanan Ekstra pada Perhelatan MTQH Ke-52

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WIB

Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban

Berita Terbaru

Nasional

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Jul 2026 - 06:35 WIB

Hukum

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:20 WIB