Kronologis Penembakan Dua Tenaga Medis di Wandai Intan Jaya, Papua

- Editorial Team

Sabtu, 23 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, TRIBRATA TV

Penembakan dua tenaga medis oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (22/5/2020) menyebabkan seorang diantaranya meninggal.

Keduanya merupakan tenaga medis tim gugus tugas Covid-19 yang sedang menjalan tugas.

Berikut kronologis peristiwa penembakan.

Pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2020 Pukul 09.00 Wit, korban, Heniko Somou mengetahui bahwa ada KBB dari Distrik Ndeotadi (99) yang masuk di wilayah Distrik Wandai.

Saat Heniko Somau mengantar obat-obatan Covid-19, korban menyampaikan kepada warga Distrik Wandai agar segera menjauh dari KKB dan segera meninggalkan kegiatan jual beli di area pasar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Mendengar hal itu, KKB langsung melakukan pengejaran terhadap Heniko Somau di areal pasar Kampung Mbugulo Distrik Wandai. Korban yang mengetahui dirinya dikejar KKB, langsung berlari menuju ke rumah Alemanek Bagau.

BACA JUGA  Saat Patroli, Seorang Anggota TNI Ditembak KKB di Kabupaten Puncak

Setibanya di rumahAlemanek Bagau, KKB langsung melepaskan beberapa tembakan kearah Heniko Somau hingga ia terjatuh. Alemanek Bagau yang hendak melakukan pertolongan juga mendapatkan penganiayaan dan ditembak oleh KKB.

Setelah melakukan aksinya dan melihat kedua korban sudah tidak berdaya, kelompok tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian menuju ke Kampung Jae Distrik Wandai.

Selang beberapa jam kemudian masyarakat Kampung Mbugulo mengevakuasi kedua korban menuju ke Distrik Homeyo melalui jalur trans Papua.

Pukul 16.30 Wit personil Polres Intan Jaya mendapat Informasi dari salah satu tenaga medis yang bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya telah terjadi penembakan terhadap dua orang tenaga medis.

Dari informasi yang diterima Heniko Somau dinyatakan telah meninggal dunia. Seorang lagi, Alemanek Bagau masih dirawat Pastoral Wandai dalam kondisi kritis.

BACA JUGA  Breaking News: Polisi Lumpuhkan Diduga Teroris yang Terobos Masuk Mabes Polri

Pasca kejadian, pada Sabtu 23 Mei 2020, Kapolres Intan Jaya AKBP Yuli Karre Pongbala bersama anggotanya dan personil TNI menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban ke Kabupaten Nabire dengan menggunakan pesawat SMART AIR.

Pada pukul 10.20 Wit, Alemanek Bagau tiba di Kabupaten Nabire dengan menggunakan pesawat SMART AIR dari Bandar Udara Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

Pukul 10.30 Wit, korban dievakuasi ke RSUD Nabire dengan menggunakan Ambulance Satgas Covid-19, guna mendapatkan pertolongan medis.

Lokasi kejadian yang sangat jauh serta medan yang sulit merupakan salah satu hambatan yang dihadapi anggota dilapangan. Untuk menuju ke lokasi tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam. Namun hal itu bisa dilalui sehingga korban dapat dievakuasi.

Di Distrik Wandai belum ada Pos Polisi serta belum ada jaringan telekomunikasi. Dari 8 Distrik yang ada di Kabupaten Intan Jaya baru 3 Distrik yang ditempati oleh pasukan TNI/Polri.

BACA JUGA  Kapolda Papua Ikuti Upacara Virtual Hari Bhayangkara

Sedangkan 5 Distrik yakni DistrikTomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga belum ada pos TNI/Polri.

Korban yang meninggal dunia sementara masih menunggu kesepakatan pihak keluarga untuk dimakamkan di Sugapa Kabupaten Intan Jaya. (Red)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Berita Terbaru