Nias, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Nias menggelar Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nias Tahun 2025 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Aula Gido Lantai III, Kantor Bupati Nias pada Jumat (19/01/2024) pekan lalu.
Hadir Bupati Nias Ya’atulo Gulo, Wakil Bupati Nias Arota Lase, unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten, unsur Forkopimda Kabupaten Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias, pimpinan instansi vertikal Kabupaten Nias, pimpinan Perguruan Tinggi Kabupaten Nias, Ketua DWP Kabupaten Nias, tokoh masyarakat dan pemuda.
Dalam arahannya Bupati mengatakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2025 merupakan kesempatan untuk berbagi pemikiran, pengalaman, dan ide-Ide inovatif untuk memperoleh masukan dan saran terhadap Penyusunan Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Nias.
Dalam periodisasi RPJMD Kabupaten Nias Tahun 2021-2026, agenda pembangunan yang menjadi fokus pembangunan adalah Pengembangan Kewirausahaan dan Stabilisasi Ekonomi Kerakyatan Menuju Kemandirian Ekonomi yang Berkelanjutan.
Pengembangan Kewirausahaan dan Stabilisasi Ekonomi Kerakyatan Menuju Kemandirian Ekonomi yang Berkelanjutan merupakan salah satu agenda prioritas pembangunan dalam Dokumen RPJMD Kabupaten Nias Tahun 2021-2026.
Dari agenda tersebut diharapkan adanya peningkatan pendapatan per kapita petani, dan nelayan, mengoptimalkan potensi unggulan daerah di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, yang di dukung dengan pemberdayaan koperasi dan UMKM dan harapkan dapat mendukung pencapaian misi ketiga dari Trisakti Nias.
Pelaksanaan program pembangunan pada tahun 2025 tentunya akan memiliki tantangan tersendiri yaitu, Penataan Sarana Prasarana Kantor Pemerintahan Yang Masih Belum Tuntas, Fungsionalisasi Gedung DPRD baru, Pengentasan Desa Terisolir, Peningkatan Angka Harapan Lama Sekolah, Penurunan Angka Stunting, Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Kompetensi Tenaga Kesehatan, Penurunan Persentase Penduduk Miskin, dan persiapan Pilkades.
Tantangan tersebut akan memberikan efek terhadap kemampuan pendanaan dan pembiayaan program dan kegiatan prioritas di Kabupaten Nias sehingga dengan keterbatasan tersebut Bupati Nias berharap agar dalam penentuan dan pengusulan kegiatan prioritas tetap memperhatikan manfaat dan dampak yang luas di tengah-tengah masyarakat.
“Saya berharap kepada para pemangku kepentingan yang hadir dapat memberikan saran dan masukkan pada Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Tahun 2025 sehingga Perencanaan yang kita susun benar-benar berkualitas dan mampu mewujudkan Kabupaten Nias Maju,” ucapnya. (F/Lase)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









