Breaking News! Cuaca Ekstrim, Kapal Pengangkut Mesin Genset PLN Tenggelam di Perairan Tagulandang

- Editorial Team

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitaro, TRIBRATA TV

Kapal Motor (KM) berjenis (LCT) Landing Craft Tank bernama Bora V GT317 dikabarkan tenggelam di perairan Tagulandang Kabupaten Kepulauan Biaro (Sitaro) akibat dari cuaca Ekstrim, pada Minggu (21/1/2024) malam pukul 21.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang didapat TRIBRATA TV dari Kepala Syahbandar Tagulandang, Margaretha menjelaskan kapal berangkat dari Bitung pada Jumat 19 Januari 2024 akan tetapi di perjalanan karena cuaca ekstrim kapal balik lagi ke Bitung.

“Kemudian hari Minggu 21 Januari 2024 sekira pukul 21.30 wita, nakhoda LCT Bora V GT317 Jems Malumbot menghubungi pihak Syahbandar Tagulandang lewat telepon dan memberitahukan kalau kapal sedang dalam perjalanan diantara Pulau Biaro dan Pulau Tagulandang, “tuturnya.

Nakhoda juga memberitahukan cuaca pada saat itu dalam keadaan ekstrim dimana kapal sudah dimasuki air laut kerena rantai ramdor depan kapal sudah dalam keadaan terputus. Juga lasing pengikat yang mengangkut mesin generator PLN Tagulandang juga terputus.

“Pada saat yang sama nahkoda juga mengatakan apabila dari pihak kapal sudah tidak lagi menghubungi berarti kapal kami sudah tengalam karena keadaan cuaca ektrim, “katanya.

Selanjutnya, pada pukul 21.40 Wita berdasarkan Informasi IB alias Ko Ateng (Tagulandang) yang mendapat kontak dari nahkoda kapal LCT Bora V yang meminta pertolongan karena kondisi mereka sudah akan tenggelam dengan posisi terakhir berada diantara perairan Biaro dan perairan Tagulandang.

“Tepatnya berada 4 nil dari Pulau Biaro dan 6 nil dari Pulau Tagulandang dan saat itu nahkoda mengatakan jika sudah tidak terhubung, berarti kapal sudah tenggelam. Sekira pukul 21.56 wita kembali saya menghubungi nahkoda namun sudah hilang kontak atau tidak bisa dihubungi, “ucapnya.

BACA JUGA  Bupati Sitaro Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Turun Langsung Pantau Posko dan Warga Terdampak Banjir Bandang

Sementara tim dari Basarnas melakukan precom dan excom serta menyiagakan tim rescue unit siaga Likupang dan KN SAR Bimasena mengingat cuaca ektrem di perairan utara Sulawesi.

Pj Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Joi Oroh melalui Sekda, Denny D. Kondoj yang diwawancarai TRIBRATA TV merasa prihatin dan sepenanggungan dengan kejadian tersebut. Ia menghimbau keluarga kru kapal agar tetap bersabar dan menunggu proses yang sedang ditangani oleh Basarnas dan Bakamla.

“Kami atas nama Pimpinan Daerah Bupati dan jajaran merasa prihatin dengan kejadian ini, kita semua tidak menyangka kejadian tersebut bisa terjadi lagi pula tujuan mereka untuk mengangkut peralatan PLN yaitu Genset 900 KWH menggantikan mesin yang lama sudah rusak, “tukasnya.

Sekda pun menyampaikan titipan pesan Pj Bupati agar bencana ini tetap digumuli bersama agar kru LCT Blora V bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

“Pesan bupati agar kami dan jajaran bahkan seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro terus bergumul bersama dan mendoakan supaya pencarian Basarnas dan seluruh stakeholder terkait baik itu Syahbandar Tagulandang, Posal, Polsek, Camat Tagulandang, Camat Biaro bahkan seluruh nelayan yang ada di Biaro. Bahkan kami sudah membantu melalu KM Lihoraung agar para kru Blora V bisa ditemukan dalam keadaan selamat, kejadian di LCT Blora V ini tetap akan kami perhatian khusus,” katanya.

BACA JUGA  Kapolres Kepulauan Sitaro bersama Jajaran Ucapkan Selamat Lebaran Idul Fitri 1445 H

“Perhatian kami tetap terfokus pada pencarian dan pemantauan untuk keselamatan para korban, bagi masyarakat Sitaro yang menjadi korban dalam tugas sebagai kru LCT Blora V kami akan data dan akan memberikan perhatian khusus bagi keluarganya melalui dinas terkait,” tambah Kondoj.

Sekda menghimbau kepada pihak PLN dengan kejadian ini bisa memaksimalkan kembali pelayanan dan kebutuhan masyarakat Tagulandang terkait normalnya kembali aliran listrik.

“Dengan kejadian ini kami menghimbau kepada pihak PLN agar mempertimbangkan kembali pengadaan mesin genset tersebut mengingat sudah begitu lama krisis listrik di Kepulauan Tagulandang agar dipercepat normalisasinya karena ini adalah kebutuhan dan pelayanan bagi masyarakat banyak. Kita semua juga hendaknya tetap waspada, baik para pelaut, nelayan agar tetap waspada dan selalu membaca situasi dan terus pantau info BMKG atau informasi dari pemerintah terkait dengan kondisi cuaca yang ada, “tuturnya.

Sedang Ketua DPRD Kabupaten Sitaro Djon Ponto Janis mengaku sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi atas LCT Bora V.

“Saya menghimbau untuk kita semua kiranya dalam situasi cuaca yang begitu ekstrem, hujan lebat, angin kencang maupun gelombang tinggi, kiranya kita semua selalu waspada dan menjaga diri, diharapkan jika kita berada di kapal yang sementara berlayar maupun para nelayan yang melaut, kiranya dapat berhati-hati terhadap cuaca saat ini. Memang kita semua tidak mengharapkan peristiwa ini, harap masyarakat juga kiranya mengerti dan memahami keadaan yang berlaku sekarang ini dengan upaya PLN dan Pemda dalam mengatasi krisis listrik khususnya di Tagulandang, “bebernya.

BACA JUGA  Claudya David Dorong Perempuan Aktif Berpolitik

Senada dengan itu Ketua Fraksi dan Sekretaris DPC PDIP Moghtar Kaudis berharap sambil mendoakan yang terbaik, semoga pencarian korban membuahkan hasil dan dapat ditemukan secepatnya.

“Kita tetap berdoa bersama agar dalam proses pencarian kapal LCT Bora ini secepatnya bisa ditemukan dengan keadaan kru atau ABK bisa selamat, ​
bagi keluarga agar tetap bersabar dan tetap menunggu karena proses pencaharian masih tetap berlanjut, banyak berdoa. Kita pasti tidak mau menginginkan kejadian ini dan tetap sebagai wakil rakyat saya menghimbau kepada pihak PLN agar tetap memperhatikan kembali pelayanan listrik yang ada di kepulauan Tagulandang bisa secepatnya teratasi karena ini merupakan kebutuhan yang sangat penting mendesak bagi masyarakat, “ungkapnya. (jemi lahutung)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat
Halangi Pemasangan Plang, Warga Gowa Dikeroyok dan Dibusur
Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani Sleman, Ahli Pertanyaan Dugaan Gas Metana

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:15 WIB

Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!