Medan, TRIBRATA TV
Dalam 100 hari terakhir, Polrestabes Medan berhasil mengungkap 526 kasus narkotika dengan 718 tersangka. 156 kilogram sabu dan 60 ribu ekstasi diamankan.
Namun dari seluruh pengungkapan tersebut, ada satu fenomena yang menjadi perhatian serius: maraknya peredaran Pod Vaping Liquid atau “pod getar.”
Sebanyak 309 bungkus pod getar disita dalam rangkaian penindakan. Modus ini terbilang baru dan berbahaya karena dikemas menyerupai produk rokok elektrik yang legal dan populer di kalangan anak muda.
Penyalahgunaan cairan vape yang dicampur zat terlarang membuat peredarannya lebih tersamarkan dan sulit terdeteksi secara kasat mata.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan narkoba kini tidak lagi hanya berbentuk konvensional. Pelaku memanfaatkan tren gaya hidup untuk menyusupkan zat berbahaya ke tengah masyarakat, bahkan menyasar pelajar dan generasi produktif.
Pengungkapan ini menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat. Orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, sekolah meningkatkan pengawasan, dan pengelola tempat hiburan wajib memastikan tidak ada peredaran produk ilegal di lingkungannya.
Perang terhadap narkoba bukan hanya soal penindakan, tetapi juga pencegahan. Ketika narkoba dikemas dalam bentuk yang terlihat “modern” dan “gaul”, kewaspadaan harus ditingkatkan. (Red)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









