Sitaro, TRIBRATA TV
Dalam suasana khidmat peringatan HUT Proklamasi RI ke-79, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Djon Ponto Janis, S.H., memberikan pernyataan tegas mengenai langkah-langkah pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Ruang.
Dalam wawancara eksklusif dengan wartawan, Sabtu (17/08/2024), Djon menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat.
“Untuk bantuan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang, saat ini Pemerintah Daerah terus berupaya agar bantuan cepat tersalurkan,” ungkap Djon dengan nada optimis.
Ia menjelaskan bahwa bantuan yang akan diberikan berupa material, terutama seng, yang sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan.
Namun, tantangan muncul ketika Djon mengungkapkan realitas bahwa dari total kebutuhan 25.000 lembar seng, hanya 10.000 lembar yang tersedia saat ini.
“Masyarakat tentu bertanya-tanya mengapa tidak dibagi saja, tetapi jika dibagi, pasti tidak akan mencukupi kebutuhan mereka,” jelasnya.
Djon menegaskan pentingnya koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi untuk menindaklanjuti permasalahan ini.
“Kami akan terus berkonsultasi agar sisa kebutuhan segera direalisasikan. Ketika semuanya sudah siap, bantuan tersebut langsung akan disalurkan kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Djon Ponto Janis memastikan bahwa perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana tidak akan surut.
“Dalam waktu dekat, kami akan memastikan percepatan pemulihan pasca bencana erupsi Gunung Ruang di Tagulandang,” ucapnya, menyiratkan harapan akan kebangkitan dan pemulihan bagi masyarakat setempat.
Melalui langkah-langkah strategis ini, DPJ berharap masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari bantuan yang disiapkan, serta membangun kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.
Ko Yon, sapaan akrab, saat ditanya awak media lagi apa langkah konkret Pemerintah Daerah setelah koordinasi dengan BNPB Pusat dan BPBD Provinsi, dirinya menyampaikan beberapa hal penting.
Identifikasi Kebutuhan, yakni melakukan evaluasi mendalam untuk mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat terdampak, termasuk jenis dan jumlah material yang diperlukan.
Pengadaan Material, dengan mengupayakan pengadaan material tambahan yang diperlukan, seperti seng, melalui anggaran daerah atau bantuan dari pemerintah pusat.
Penyaluran Bantuan, Menyusun rencana dan mekanisme penyaluran bantuan yang transparan dan efisien, termasuk pembukaan rekening bagi penerima bantuan agar dana dapat ditransfer langsung.
Sosialisasi kepada Masyarakat, Mengedukasi masyarakat tentang proses penyaluran bantuan, termasuk cara dan waktu penyaluran serta apa saja yang akan diterima.
Monitoring dan Evaluasi, Membentuk tim untuk memantau proses penyaluran bantuan dan mengevaluasi dampaknya terhadap masyarakat, memastikan bahwa bantuan tepat sasaran.
Koordinasi Berkelanjutan, Menjalin komunikasi berkelanjutan dengan BNPB dan BPBD untuk memastikan dukungan yang berkelanjutan dan penanganan masalah yang mungkin timbul di lapangan.
Program Pemulihan Jangka Panjang, Merencanakan program pemulihan jangka panjang yang tidak hanya fokus pada bantuan material, tetapi juga pada rehabilitasi ekonomi dan sosial masyarakat.
“Jadi sekali lagi Pemerintah dalam waktu dekat tetap memberikan perhatian terhadap masyarakat untuk percepatan pemulihan pasca bencana erupsi Gunung Ruang di Tagulandang, “tukasnya.
Teknis Pemberian Bantuan
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro ini, dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan terkait mekanisme atau teknis pemberian bantuan kepada masyarakat yakni dananya akan ditransfer ke rekening penerima bantuan.
1. Pendaftaran Penerima Bantuan, Masyarakat yang terdampak perlu mendaftar sebagai penerima bantuan, ini biasanya dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat.
2. Pembukaan Rekening,
Setelah terdaftar, penerima bantuan akan diminta untuk membuka rekening Bank Mandiri jika mereka belum memilikinya, ini penting untuk memudahkan proses transfer dana dan Pihak Bank Mandiri akan membuka loket di Kecamatan Tagulandang mengingat di sana tidak ada Kantor cabang.
3. Verifikasi Data,
Pemerintah Daerah akan melakukan verifikasi data penerima bantuan untuk memastikan keabsahan dan kelayakan setiap individu yang terdaftar.
4. Pemberitahuan Resmi,
Setelah verifikasi, pemerintah akan memberikan pemberitahuan resmi kepada penerima tentang jumlah bantuan yang akan diterima dan detail mengenai proses transfer.
5. Proses Transfer,
Bantuan akan ditransfer langsung ke rekening yang telah dibuka. Penerima akan diinformasikan mengenai tanggal dan jumlah yang ditransfer.
6. Pemantauan dan Laporan,
Penerima diharapkan untuk memantau rekening mereka dan melaporkan jika ada masalah terkait transfer.
7.Sosialisasi dan Dukungan, Pemerintah daerah biasanya akan menyediakan sosialisasi dan dukungan bagi masyarakat terkait cara mengakses bantuan, termasuk menjawab pertanyaan atau masalah yang mungkin timbul.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mengakses bantuan yang disediakan oleh pemerintah daerah.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









