Warga Mualaf Tidak Mendapat Perhatian MUI Labusel

- Editorial Team

Minggu, 15 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labusel, TRIBRATA TV
Ratusan Muallaf di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) tidak pernah mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pemkab Labusel.

SM Manurung warga Cikampak, Torgamba yang ditemui Sabtu (14/12/2019) mengaku dirinya dan anak-anaknya sudah tiga tahun menjadi mualaf. Ia mengeluh karena tidak sekalipun MUI mau tahu atau memberikan bantuan pada mereka.

“Saya jadi mualaf atas kesadaran sendiri. Semua anak saya pandai ngaji dan ada yang sudah Hafis Quran, hanya keinginan dan niat saya saja untuk membina mereka. Tidak sedikit warga mualaf kembali lagi ke agama semula karena tidak adanya bimbingan dan arahan serta pembinaan atau bantuam dari Pemkab Labusel,” katanya prihatin.

BACA JUGA  Salut, Bhabinkamtibmas ini Rutin Kunjungi Janda Tua Berusia 100 Tahun

Ia berharap kedepan agar bupati terpilih dan DPRD Labusel lebih memperhatikan hidup kaum mualaf, jangan dibiarkan tidak terbina.

Sementara Sahat Siregar,Fery Manik, Albett Situmorang, masing-masinh warga Kecamatan Kotapinang, Silangkitang, Sei Kanan dan Kampung Rakyat menyesalkan ucapan pengurus MUI. MUI katanya siap membantu tapi harus dibentuk dulu badan hukum persatuan kaum mualafnya.

Saat ditemui di Masjid Jami Kotapinang mereka mengaku memeluk agama itu bukan untuk mengharapkan bantuan. “Tetapi kami tahu cukup besar anggaran yang dikeluarkan Pemkab setiap tahun untuk OKP, LSM, ORMAS, MUI dan lainnya, herannya kami kaum mualaf tidak sekalipun mendapatkannya,apakah kami tidak pantas untuk mendapatkan bantuan?,” kata mereka.

BACA JUGA  Kapolres Labuhanbatu dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Polsek Silangkitang

Menurut mereka, sebagai warga negara kami juga boleh mendapatkan bantuan untuk pembinaan kerohanian.

Seorang pengurus MUI yang ditemui menolak menjawab, ia hanya menggeleng dan mengatakan hal itu bukan kapasitasnya.

Sedang H Damsik Siregar, salah seorang pemuka dan tokoh agama Labusel menyayangkan sikap Pemkab dan MUI Labusel yang tidak tanggap dan peduli pada kaum mualaf. “Apa mereka tidak takut dosa dan azab akhirat? Beginilah contoh pemimpin yang tidak pantas dilanjutkan. Tidak mau tahu dengan masyarakatnya, walaupun dari kaum mana, sewajarnya diperhatikan.
Semoga kedepannya tidak ada lagi pemimpin yang seperti ini,” ujarnya.(Sulaiman Malaka)

BACA JUGA  Sisihkan Tunjangan, Kanit Binmas Berbagi Rejeki pada Para Janda

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Dukung Program Polda Riau, Polsek Simpang Kanan Turun ke Lahan Jagung Bersama Warga
Polsek Binawidya Gelar Jumat Berkah Bersama Ojol
Jelang HUT Bhayangkara, Kapolres Merangin Anjangsana ke Warakauri
Polres Bintan Mediasi Kelompok Nelayan 2 Desa
Mubazir, Sejak Dibangun 2011 dan Direhab Gedung Guru di Tanjungpinang Tak Pernah Ditempati
Ketahanan Pangan, Polsek Simpang Kanan Rohil Cek Tanaman Jagung
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Batang Cenaku Cek Tanaman Cabe Warga
Sitaro Raih Penghargaan Nasional UKPBJ Level 3, Bukti Komitmen Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Profesional

Berita Lainnya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:21 WIB

Dukung Program Polda Riau, Polsek Simpang Kanan Turun ke Lahan Jagung Bersama Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:27 WIB

Polsek Binawidya Gelar Jumat Berkah Bersama Ojol

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:17 WIB

Jelang HUT Bhayangkara, Kapolres Merangin Anjangsana ke Warakauri

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:31 WIB

Polres Bintan Mediasi Kelompok Nelayan 2 Desa

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:45 WIB

Mubazir, Sejak Dibangun 2011 dan Direhab Gedung Guru di Tanjungpinang Tak Pernah Ditempati

Berita Terbaru