Sitaro, TRIBRATA TV
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menjadi saksi kepedulian negara terhadap kelompok rentan. Kegiatan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) oleh Sentra “Tumou Tou” Kementerian Sosial RI digelar dengan penuh semangat kemanusiaan dan dihadiri langsung oleh Bupati Chyntia Ingrid Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas, Ondong, Selasa 20 Mei 2025.
Bupati dan Wakil Bupati tidak hanya membuka kegiatan, namun juga turun langsung memberikan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat. Ini menjadi pesan kuat bahwa negara hadir, tak hanya di pusat, tapi hingga pelosok kepulauan seperti Sitaro.

Turut hadir jajaran Pemerintah Kabupaten, Sekretaris Daerah Drs. Denny Kondoj, Kepala Tata Usaha Sentra Tumou Tou Manado, Den Ardani Sujatmiko
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Ir. Novia Tamaka Staf Ahli Bupati dan juga sebagai Plt Kadis Kominfo Jostanlie Bogar, Staf Ahli, Hendrik Lalamentik dan Joice Kumaat Dinas Sosial Cosman Ambalao
Beserta Kepala Dinas Pendidikan Budiarto Utomo Mukau, SE.
Bantuan yang diberikan tak hanya berupa sembako, tetapi juga alat bantu mobilitas, nutrisi tambahan, dan perlengkapan rumah tangga. Bantuan ini mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan nyata dan beragam yang dihadapi lansia serta penyandang disabilitas.

“Semua yang menerima bantuan ini pantas dan layak,” tegas salah satu pejabat. Proses pendataan yang dilakukan secara langsung di lapangan memastikan bahwa bantuan tidak salah sasaran dan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa hormat kepada para lansia, penyandang disabilitas, dan orang tua yang hadir. Ini menjadi momen refleksi bahwa martabat manusia tetap tinggi meski usia dan keterbatasan menghampiri.
Penyaluran bantuan di Sitaro menyuarakan pentingnya menjangkau wilayah yang jauh dari pusat kota. Program seperti ini menjadi pengingat bahwa keadilan sosial adalah hak seluruh warga negara, bukan hanya mereka yang tinggal di wilayah daratan utama.

Kolaborasi yang ditampilkan Pemkab Sitaro bersama Kemensos menghapus kesan birokrasi kaku. Di sini, pemerintah tampil sebagai pelayan masyarakat, menyentuh langsung kehidupan mereka yang selama ini mungkin tersembunyi dari sorotan publik.
Ungkapan terima kasih datang dari para penerima manfaat. Mereka merasa diperhatikan dan dihargai oleh negara. Dalam raut wajah yang haru, tersimpan harapan baru untuk hari esok yang lebih layak.
Berbeda dari kebanyakan agenda pemerintahan, kegiatan ini tidak kering makna. Masyarakat melihat langsung kehadiran para pemimpin yang peduli, bukan sekadar hadir untuk formalitas, melainkan membawa dampak nyata.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi publik tentang hak-hak sosial dan pentingnya saling membantu di tengah masyarakat. Pemerintah memberi contoh nyata, bukan hanya dalam bentuk kata-kata, tetapi tindakan langsung.
Penyaluran bantuan ATENSI ini adalah langkah kecil menuju cita-cita besar: menciptakan Sitaro yang inklusif, adil, dan manusiawi. Semoga semangat ini menular ke seluruh pelosok negeri, menggerakkan lebih banyak aksi nyata bagi kelompok rentan di Indonesia. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








