Ambon, TRIBRATA TV
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan pengecekan langsung Pos Pengamanan (Pos Pam) antisipasi konflik di kawasan Jembatan Jodoh STAIN, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (19/12/2025) dini hari.
Pengecekan yang dilakukan sekitar pukul 05.40 WIT tersebut merupakan bagian dari pengawasan langsung pimpinan Polda Maluku guna memastikan kesiapsiagaan personel di wilayah yang memiliki potensi kerawanan konflik, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi.

Kegiatan pengecekan dilakukan usai Kapolda Maluku melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Nurrunisa, Arbes, Desa Batu Merah. Kehadiran Kapolda di tengah masyarakat ini sekaligus mencerminkan pendekatan religius dan sosial, sebagai wujud bahwa pelaksanaan tugas kepolisian sejalan dengan nilai keimanan, keteladanan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Maluku didampingi oleh Dansat Brimob Polda Maluku, Kapolsek Sirimau Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta personel Dit Samapta Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon & P.P. Lease. Kehadiran unsur lintas fungsi ini menegaskan kesiapan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara terpadu.
Kapolda Maluku secara langsung memantau kehadiran dan kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana prasarana pengamanan, serta pola penjagaan dan pemetaan wilayah rawan konflik di sekitar kawasan Jembatan Jodoh.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya tanggung jawab, kewaspadaan, serta kedekatan personel dengan masyarakat.
“Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Lakukan sambang kepada masyarakat sekitar, karena tindak pidana dapat terjadi apabila ada kesempatan. Ajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah,” tegas Kapolda.

Kapolda Maluku juga mengingatkan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan respons cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Lakukan pendekatan secara humanis, jangan arogan. Kehadiran Polri adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan, kita harus cepat hadir dan melayani,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan konflik sebagai langkah pencegahan dini.
“Petakan titik-titik rawan terjadinya konflik, datangi, dan berikan imbauan kamtibmas. Terus berbuat kebaikan, jaga kesehatan, dan jadilah pelindung serta pengayom masyarakat. Polri hadir dan ada untuk masyarakat,” pungkasnya.
Pengecekan Pos Pam ini merupakan bagian dari langkah preventif Polda Maluku dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan konflik sosial, sekaligus memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki dinamika kamtibmas tinggi.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 05.55 WIT dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. (M. Marasabessy)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








