Warga Desa Parbuluan VI Desak Bupati Dairi Realisasikan Janjinya

- Editorial Team

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dairi, TRIBRATA TV

Ribuan masyarakat Desa Parbuluan VI Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mendesak Bupati Edy Keleng Ate Berutu merealisasikan janjinya untuk menciutkan kawasan hutan yang dikelola masyarakat.

Masyarakat yang tergabung dalam kelompok Petani Marhaen ini merasa Bupati tidak bersikap tegas atas persoalan yang mereka alami

“Dalam pertemuan Pemkab Dairi, Forkopimda dan masyarakat pada 9 September 2020, pemkab berjanji akan meminta ke pemerintah pusat untuk menciutkan kawasan hutan yang saat ini dikelola oleh masyarakat,” kata P.Sijabat, disela-sela memimpin aksi di depan Kantor Bupati Dairi, Selasa (20/4/2021).

BACA JUGA  Komisi V DPR RI, Kemenhub, KemenPU dan Pemprov Sumut Pastikan Kesiapan Mudik Nataru

Bahkan masyarakat Desa Parbuluan VI juga sudah melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan DPRD Dairi untuk menindaklanjuti persoalan rakyat atas legalitas tanah. Hasil RDP menyatakan DPRD akan membentuk tim Pansus untuk menindaklanjuti permasalahan-permasalahan masyarakat kelompok Petani Marhaen dengan PT. Gruti dan mengusulkan kepada pemerintahan pusat untuk menciutkan kawasan hutan
yang dikelola warga.

“Namun sampai saat ini Pansus yang disepakati di RDP belum juga terbentuk sedang pengusulan
penciutan atas kawasan hutan juga tidak direalisasikan oleh DPRD,” katanya lagi.

BACA JUGA  Pemerhati Toba Castell Siahaan: Pemimpin Daerah Harus Mampu Mengali Potensi dan Sumber Daya

Ironisnya, yang terjadi DPRD Dairi
mengeluarkan perubahan notulen rapat tanpa sepengetahuan kelompok petani Marhaen dan masyarakat Desa Parbuluan VI.

Aksi masyarakat ini akan digelar sampai besok, Rabu (21/4/2021) dengan mendatangi sejumlah pihak, antara lain Polres Dairi, Kantor Bupati dan DPRD Dairi.

Hingga berita ini diturunkan Bupati Edy Keleng Berutu belum menemui warga. (Harapan Sagala)

BACA JUGA  Ratusan Anggota Organda Kalbar Demo, Minta Kelonggaran ODOL

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Berita Terbaru