Petani di Kawasan TNGL Sikundur Dibolehkan Menanam Jagung

- Editorial Team

Sabtu, 19 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat, TRIBRATA TV

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berdialog langsung dengan para petani Desa PIR ADB dan Bukit Mas untuk selesaikan konflik lahan di kawasan ini.

Solusi yang ditawarkan kepada para petani adalah Sentra Jagung Terpadu yang tetap menjaga kelestarian hutan.

Solusi yang ditawarkan Edy Rahmayadi diterima para petani, mereka kemudian akan dibimbing PT. Daun Agro untuk bertani jagung di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Resort Sekoci. Dengan begitu, para petani tetap bisa memanfaatkan kawasan ini tanpa merusak hutan.

“Ada tiga area di kawasan ini, ungu, hijau, putih (sambil menunjukkan peta TNGL Resort Sekoci). Kita ini di ungu, kawasan yang tidak boleh ada pemukiman dan tanaman keras, yang hijau itu terbatas dan putih untuk pemukiman. Jadi, nande-nande (ibu-ibu) ku sekalian kita harus taat aturan, negara kita ini negara hukum, kalau kita biarkan ini semua habis hutan kita nanti,” kata Edy Rahmayadi saat menjelaskan peta TNGL Resort Sekoci di Desa Pir ADB, Besitang, Kabupaten Langkat, Jumat (18/3/2022).

BACA JUGA  Polresta Pekanbaru Gelar Panen Raya Jagung Kuartal IV

Luas Resort Sekoci sendiri sekitar 4.000 hektar dan bisa dimanfaatkan untuk pertanian tanaman lunak sekitar 20% atau 800 hektar. Namun, untuk pemukiman Edy Rahmayadi meminta agar di zona ungu pemukiman tidak bertambah.

“Ada 800 hektar yang bisa kita manfaatkan, tetapi tidak bisa dimiliki karena ini kawasan hutan. Kita bertani di sini, tetapi pemukiman tetap di luar zona ungu. Jadi, jangan ditambahi lagi (masyarakat di kawasan ini),” jelas Edy Rahmayadi usai meresmikan Sentra Jagung Terpadu di Desa Pir ADB melalui penanaman bibit jagung secara simbolis.

BACA JUGA  Polres Aceh Tamiang Ikut Penanaman Jagung Serentak Secara Nasional

Sementara itu, Kepala TNGL Ruswanto menjelaskan petani-petani di kawasan ini akan tergabung dalam kelompok tani. Bersama dengan PT Daun Agro mereka akan membuat kesepakatan dengan TNGL.

Salah satu petani, Nina Br Ginting mengatakan menerima solusi yang diberikan Gubernur Sumut. Walau begitu, dia berharap kerja sama dengan PT Daun Agro lebih berpihak kepada petani.

“Sudah dijelaskan sama Pak Gubernur, ada kawasan yang tidak boleh ditinggali, kalau bercocok tanam pun tidak boleh sawit. Pas lah jagung di sini, tapi petani harus lebih diperhatikan biar sejahtera,” kata Nina, warga desa Simpang Kuta Buluh. (edrin/r)

BACA JUGA  Pemkab Nias Gelar Festival Olahraga Rekreasi Gowes Sepeda to Bozihona

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Dari Gotong Royong Hingga Tinjau Infrastruktur, Wakil Bupati Nisel Bawa Kabar Baik untuk Onolalu
Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Terintegrasi dan Komprehensif
Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan
Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu
Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan
Jermal Digempur Lagi, Ada Barak Narkoba Model Baru

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40 WIB

Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Terintegrasi dan Komprehensif

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:28 WIB

Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:34 WIB

Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!