Gembala Sapi Temukan Mayat IRT di Kebun Laras, Punggung dan Kaki Ada Bercak Darah

- Editorial Team

Selasa, 19 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun – Tribrata.tv

Penggembala sapi menemukan sesosok mayat seorang ibu rumah tangga (IRT) paruh baya di Afdeling III, Kebun Laras, Nagori Silau Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Selasa (19/3/2019) sekira pukul 08.30 Wib.

Pagi itu, sang pengembala yang tidak menyebutkan namanya tersebut hendak mengangon sapinya di perladangan milik perkebunan itu, tiba-tiba pandangannya melihat ada sesosok tubuh manusia berjenis kelamin perempuan dengan posisi tertelungkup.

Selanjutnya, pengembala bersama warga lainnya melaporkan kepada Pangulu Silo Bayu, dilanjutkan menyampaikannya ke pihak Polsek Bangun. Oleh Piket PSK Polsek bangun menindaklanjutinya dengan melakukan cek TKP dan olah TKP.

Personil kepolisian Polsek Bangun yang turun ke TKP, langsung dipimpin Kapolsek Bangun AKP Pura Jani Purba SH, didampingi Kanit Provost Ipda Soni Silalahi, Pawas Jab.Hutauruk, KSPK Aiptu R.Sirait dan petugas piket Juper.

Diketahui kemudian, ternyata perempuan yang telah terbujur kaku itu adalah seorang ibu rumah tangga bernama Ngatiem (42) penduduk Huta III, Nagori Silo Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Atas temuan mayat ini, pihak kepolisian memanggil pihak keluarga dan memeriksa saksi-saksi, diantaranya Kliwon (68) selaku abang korban, Adi Susanto (24) anak korban, Agung Pratama (15) kemenakan korban, Nurhayati (37) teman korban, Sugito (48) dan Pi’i (45) selaku warga.

Petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 1 buah switer lengan panjang warna hijau lumut, 1 buah tas sandang warna coklat, serta sehelai baju kaos warna biru motif bunga mawar kuning yang dipakai korban, terdapat bercak darah, celana pendek warna biru kotak-kotak terdapat bercak darah, sepasang sepatu kets warna hitam terdapat bercak darah.

Anak korban yang diinterogasi, membenarkan korban adalah ibu kandungnya namun tidak mengetahui penyebap ibunya itu meninggal, karena terahir kali ketemu, katanya sekitar dua minggu lalu. Demikian juga abang korban, mengatakan tidak mengetahui penyebap kematian adiknya itu.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena dibunuh, hal itu tampak dari bercak darah yang ditemukan di tubuh korban, namun motif masih dalam penyelidikan.

Hingga jenazah dievakuasi, pihak kepolisian masih melakukan penyedilikan untuk mengetahui motif tewasnya korban.(hms)

Editor: Maris

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba
Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”
Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat
Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial kepada 10 Lansia di Desa Aek Batu
Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:09 WIB

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:47 WIB

Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Berita Terbaru