160 Petani Dapat Kartu Tani, Walikota Tanjungbalai Murka Lihat Kantor Dinas Pertanian Kotor

- Editorial Team

Rabu, 19 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungbalai, TRIBRATA TV

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Tanjungbalai memberikan akses kemudahan bagi petani lewat program kartu tani.

Para petani yang tergabung dalam kelompok tani kini sudah tak lagi sulit untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

Tercatat, ada sebanyak 160 petani di Kota Tanjungbalai sudah mendapatkan kartu tani.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Muslim kepada TRIBRATA TV, Selasa (18/1/2022) mengatakan program kartu tani tersebut sudah ada pada sejak tahun 2021 lalu.

“Jumlah petani kita yang terdaftar dalam kelompok tani keseluruhannya berjumlah 200 orang. Dari 200 orang itu, yang mendapatkan kartu tani hanya berjumlah 160 orang,” katanya.

Sedangkan sisanya yakni 40 orang lagi, kata Muslim sedang melakukan perbaikan berkas.

“Program kartu tani ini merupakan program dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Program penerimaan kartu tani ini sudah berjalan pada tahun 2021 yang lalu,” katanya.

BACA JUGA  118 Jamaah Calon Haji Asal Kota Tanjungbalai Diberangkatkan

Menurutnya persyaratan bagi pemegang kartu tani tersebut, diwajibkan mempunyai lahan pertanian seluas 2 hektar.

“Keuntungan bagi pemegang kartu tani ini, mereka mudah mendapatkan pupuk dengan harga stabil dan si pedagang pun sudah tidak bisa lagi menjual pupuk dengan harga sembarangan,” tambahnya.

Selain terlihat modern, Muslim kemudian menerangkan sisi lain dari penggunaan kartu tani tersebut.

“Setiap petani yang sudah tercatat sebagai pemegang kartu tani, tidak bisa lagi untuk membeli pupuk bersubsidi berdasarkan keinginannya sendiri,” ujarnya.

Pembelian berdasarkan kebutuhan
yang tertuang ke dalam Elektronik Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (eRDKK).

“Berdasarkan kebutuhan, setiap petani dalam satu musim yakni berkisar antara 4 hingga 5 bulan hanya mendapatkan jatah pupuk bersubsidi sebanyak 150 kilogram, selama dalam masa cocok tanam,” katanya.

BACA JUGA  22 Kilo Sabu Direbus, 80 Butir Pil Ektasi dan Ribuan Butir Pil Happy Five Diblender

Sebelumnya, Pelaksana tugas (PLT)
Walikota Tanjungbalai Waris Thalib bersama rombongan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di kantor Dinas Pangan dan Pertanian, Senin (17/1/2022).

Kedatangannya bertujuan mengevaluasi dan mengoptimalkan kinerja para OPD di lingkungan Pemko Tanjungbalai.

Dalam kunjungan pertamanya itu,
Waris Thalib sedikit kecewa dan bahkan murka atau marah tatkala melihat keadaan kantor dalam keadaan tidak bersih seperti tidak terawat.

“Saya meminta kepada jajaran Dinas Pangan dan Pertanian Kota Tanjungbalai ini agar bersama-sama merawat dan menjaga kantor ini seperti rumah kita sendiri. Para petugas kebersihan agar bekerja dengan baik dan menanam tanaman yang bisa memperindah dan membuat asri kantor,” katanya.

Sidak itu merupakan bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kinerja, disiplin dan optimalisasi pelayanan ASN setiap OPD di Kota Tanjungbalai.

BACA JUGA  Gawat...! Diduga Oknum Mafia Tanah Kuasai 36 Hektar Lahan Petani di Kabupaten Sergai

“Dinas Pangan dan Pertanian bagian terpenting dalam sektor kebutuhan masyarakat, untuk itu saya meminta dunas ini harus lebih inovatif, bersinergi dengan OPD terkait baik di Kota Tanjungbalai dan propinsi maupun pemerintah pusat,” tutupnya. (Eko)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba
Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”
Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat
Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial kepada 10 Lansia di Desa Aek Batu
Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:09 WIB

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:47 WIB

Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Berita Terbaru